Satu Ditemukan, Dua Jasad Terus Disisir Tim SAR

RUMAH DUKA : Keluarga menanti kedatangan jasad Mulyanto (35 tahun) anggota Dakwah Pemuda Islam (DPI) Kota Malang dibawa tim SAR ke rumah duka, kemarin.

BANTUR - Upaya Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap tiga orang jamaah Dakwah Pemuda Islam (DPI) yang tenggelam di Pantai Kondang Merak akhir pekan lalu membuahkan hasil. Kemarin pagi, sekitar pukul 09.30 WIB tubuh Mulyanto alias Antok, salah seorang korban tenggelam itu berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Tubuh warga Jalan Ir Rais Gang 9, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun ini ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasinya tenggelam. Usai dievakuasi jenazah pria berusia 35 tahun tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Bantur. Setelah petugas melakukan pemeriksaan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.
“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam. Jenazah korban ditemukan oleh petugas Tim SAR gabungang di daerah Ngatep yang masih berada di Pantai Kondang Merak,“ ungkap Kasatpol Air, Iptu Slamet Prayitno kepada Malang Post kemarin.
 Dijelaskannya, awal penemuan korban saat Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran yang dilakukan sejak jam 06.30 WIB pagi kemarin. “Penyisiran yang dilakukan selama tiga jam. Kemudian memasuki pukul 09.30 WIB, salah satu Tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran mendapati benda mencurigakan di daerah tersebut. Saat didekati, ternyata tubuh korban,“ terangnya.
Kondisi saat ditemukan, rambut Antok sudah habis karena telah berada di air selama tiga hari. Posisi korban tengkurap dan mengambang tidak jauh dari bibir pantai. Namun pakaiannya masih lengkap, yakni memakai celana panjang cokelat dan baju cokelat muda.
“Setelah berhasil kami evakuasi, kemudian jenazah langsung kami bawa ke Puskesmas Bantur, untuk dilakukan pemeriksaan,“ terang Prayitno sapaan akrabnya. Sekitar pukul 11.30 WIB, kemudian jenazah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarganya dan dimakamkan. Setelah ditemukannya jenazah Antok, tersisa dua korban lagi yang belum ditemukan. Mereka adalah Rudi, 41 tahun, warga Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dan Husnul, 17 tahun, warga Jalan S Supriadi Gang 4B, Ngaglik RT 02 RW 09, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Tim SAR gabungan terus bekerja keras melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan tersebut. “Tentunya pencarian terus kami lakukan, hingga semua korban ditemukan,“ terangnya. Sedangkan saat ini terdapat sekitar 60 petugas SAR gabungan yang terus melakukan penyisiran serta pencarian. (big)