Terjebak HP Curian

DIINTEROGASI : Tersangka Eko Budi Prasetyo, saat diinterogasi penyidik di Mapolsek Pakisaji kemarin.

PAKISAJI- Eko Budi Prasetyo, warga Dusun Segaran, RT 07 RW 09, Desa Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang harus menjalani puasa kali ini di balik jeruji. Pemuda berusia 24 tahun tersebut kemarin ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Pakisaji, karena terlibat tindak pidana pencurian.
Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu sendok, satu tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram dan satu buah HP Nokia warna hitam. “Tersangka bersama barang buktinya, saat ini sudah diamankan di Mapolsek Pakisaji,“ ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri Erfiandari, kepada wartawan kemarin.
Informasi yang diperoleh, tersangka melakukan pencurian pada hari Senin (01/07) pekan lalu. Lokasinya di Dusun Segaran RT 05 RW 09, Desa Kendalpayak, Pakisaji, yang merupakan rumah Kodim, 65 tahun. Saat menjalankan aksinya, dia bersama adiknya berinisal NM, yang tidak ditangkap petugas.
Sedangkan NM tugasnya membantu dirinya untuk membawa barang-barang hasil curian tersebut. Modusnya, saat menjalankan aksinya tersangka mencongkel jendela rumah korban dengan menggunakan sendok. Setelah terbuka, dia masuk ke dalam rumah dengan memanjat tembok.
Setelah berhasil masuk, tersangka lasung membawa gas berukuran tiga kilogram dan ponsel bermerek Nokia. Setelah sukses menggondol kedua barang itu, tersangka kabur melewati jalan yang dia masuki tadi. Mengetahui ada baranngnya hilang, seketika membuat korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pakisaji.
Polisi yang menerima laporan tersebut, langsung melakukan penyelidikan. Tersangka dapat ditangkap, setelah petugas menelpon tersangka melalui HP korban yang dicuri. “Saat ditelpon, eh ternyata nyambung dan diangkat. Petugas kami menyaru sebagai perempuan dan diajak bertemu,“ terang wanita yang akrab disapa Nyoman ini.
Tersangkapun menyanggupi ajakan bertemu di sekitar rumahnya tersebut. Akan tetapi tidak disangka olehnya, petugas malah meangkapnya. “Tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,“ ucap wanita murah senyum ini.
Dihadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka nekat melakukan aksinya, lantaran butuh uang untuk membeli susu anaknya. “Proyek sedang sepi, saya butuh uang untuk membeli susu anak saya yang masih berusia 10 bulan,“ dalihnya. Dia pun mengaku baru sekali ini melakukan tindak pidana dan berurusan dengan kepolisian. (big/aim)