Besok, Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Tenggelam

SISIR: Petugas gabungan ketika masih berupaya melakukan pencarian terhadap tubuh dua korban yang belum diketemukan.

BANTUR – Hingga empat hari kemarin, upaya pencarian terhadap dua dari tiga korban tenggelam di Pantai Kondang Merak Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur masih belum membuahkan hasil. Petugas SAR gabungan yang melakukan pencarian masih belum mendapat titik terang keberadaan dua tubuh korban jamaah Dakwah Pemuda Islam (DPI).
Kapolsek Bantur AKP M Azwandi, dikonfirmasi mengatakan sampai siang kemarin, tubuh dua dari tiga korban yang hilang masih belum diketemukan. Pihaknya bersama beberapa tim SAR masih terus melakukan upaya pencarian. Salah satu upaya pencarian dengan melakukan penyisiran di sekitar pesisir pantai.
“Pencarian kami lakukan mulai di titik tempat para korban ini tenggelam sampai di lokasi salah satu temannya yang ditemukan. Dan pencarian ini sendiri akan kami maksimalkan sampai lima hari. Jika pencarian sampai lima hari tidak kunjung ketemu, pencarian akan kami hentikan tetapi kami tetap akan terus memantaunya,” ungkap Azwandi.
Disinggung kabar informasi ditemukannya dua korban tenggelam di Pantai Jolosutro – Blitar ? Mantan Kasatreskoba Polres Malang Kota ini, mengatakan kalau dua korban tenggelam yang ditemukan itu bukan korban yang tenggelam di Pantai Kondang Merak. Karena setelah dicek dan dipastikan keluarganya, sama sekali tidak ada kemiripan.
“Kita sudah lakukan pengecekan dan dua tubuh korban tenggelam yang ditemukan di Blitar itu, bukan korban yang tenggelam di Kondang Merak. Karena kedua korban di Blitar itu, ditemukan sekitar seminggu lalu,” ujarnya.
Sekedar diketahui, tiga jamaah Dakwah Pemuda Islam (DPI) akhir pekan lalu hilang tenggelam di Pantai Kondang Merak. Ketiganya tenggelam terbawa ombak ke tengah saat mandi di laut. Dari ketiga korban yang tenggelam, satu korban yang berhasil ditemukan. Adalah Antok, warga Jalan Ir Rais Gang 9,  Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun.
Tubuh Antok ditemukan Selasa pagi lalu pukul 09.30, jarak sekitar satu kilometer dari lokasi tenggelam. Saat ditemukan tubuh korban melepuh dan rambutnya sudah rontok. Sedangkan dua korban lainnya yang belum ditemukan adalah Rudi, 41 tahun, warga Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Wagir serta Husnul, 17 tahun, warga Jalan S Supriadi Gang 4B, Ngaglik, Kecamatan Sukun.(agp/aim)