Tarik Tim SAR Kondang Merak

PERSIAPAN : Tim SAR gabungan pencarian korban tenggelam di Pantai Kondang Merak mulai ditarik untuk membantu korban banjir di Sumawe.

Andalkan Nelayan dan Masyarakat
BANTUR- Sudah terhitung sejak lima hari kemarin, upaya pencarian terhadap dua korban tenggelam di Pantai Kondang Merak, Bantur masih belum membuahkan hasil. Kemarin, sebagian tim SAR sudah menarik diri dan menghentikan pencarian terhadap dua tubuh anggota jamaah Dakwah Pemuda Islam (DPI) yang tenggelam akhir pekan lalu.
“Sebagian Tim SAR gabungan sudah menarik diri dari lokasi, karena membantu bencana alam banjir di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan beberapa wilayah bencana lainnya yang ada di Kabupaten Malang,” ujar Ketua Tim Pencarian yang juga Kapolsek Bantur, AKP M Azwandi, saat dihubungi Malang Post kemarin.
Meski secara resmi dihentikan, pihaknya akan terus melakukan pemantuan dan pencarian. Hanya saja, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan diakuinya tidak berjalan maksimal seperti saat diterapkan status pencarian yang yang dilakukan tim SAR gabungan. Selain itu, intensitas dan jarak pencarian juga akan dikurangi.
“Saat ini, konsentrasi Tim SAR gabungan difokuskan untuk penanganan korban banjir. Sedangkan Tim SAR gabungan yang masih bertahan di sini, hanya melakukan penyisiran dan itu pun tidak jauh dari lokasi kejadian,“ terang Azwandi sapaan akrabnya. Namun, dia mempunyai langkah lain untuk mencari kedua korban.
Yakni dengan mengandalkan informasi dari para nelayan dan masyarakat tepi pantai, untuk dihimbau segera memberitahukan petugas bila menemukan sosok jenazah di laut dan di tepi pantai. “Peran serta masyarakat tepi pantai dan para nelayan, memang sangat kami butuhkan. Apalagi dengan kondisi tim yang sekarang sudah berkurang,“ ucapnya.
Sementara itu, Polair Kabupaten Malang berjanji akan terus melakukan pencarian terhadap dua tubuh korban tenggelam tersebut hingga ditemukan. “Saat ini, pencarian yang dilakukan belum menemukan titik terang. Namun,  kami berjanji akan terus melakukan pencarian,“ ujar Kasatpol Air, Iptu Slamet Prayitno.
Pihaknya pun telah menginstruksikan kepada jajaran di bawahnya untuk terus melakukan patroli dan pencarian. Hanya saja, dia mengeluhkan cuaca yang kurang mendukung untuk dilakukan pencarian. “Semoga cuaca membaik, sehingga pencarian yang kami lakukan lebih maksimal lagi,“ harapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pol Air wilayah di luar Malang untuk mencari tubuh kedua korban tersebut. “Karena memang tidak menutup kemungkinan tubuh keduanya terseret arus ke wilayah lain. Untuk itu, kami aktif berkomunikasi lewat radio dengan jajaran di luar Malang,“ pungkasnya. (big/aim)