Hamil Enam Bulan Nekad Nyabu

DIINTEROGRASI : Kedua tersangka AN dan AR, saat diinterogasi oleh penyidik kemarin.

KEPANJEN- Satuan Reskoba (Reskoba) Polres Malang, Selasa (11/07) kemarin sukses menangkap dua budak narkotika jenis sabu-sabu. Mereka AN, 20 tahun dan AR. 19 tahun yang sama-sama warga Kelurahan/Kecamatan Kepanjen. Keduanya ditangkap bersamaan di rumah AN, usai mengkonsumsi barang haram tersebut.
Dari tangan keduamya, petugas mengamankan barang bukti berupa 10 klip SS seberat 0.2 gram, satu buah celana biru, sebuah HP Cross warna putih dan sebuah HP Sony Ericsson warna biru.
“Kedua tersangka bersama barang buktinya, sudah diamankan di Mapolres Malang. Saat ini, kasusnya masih dikembangkan untuk memburu pengedarnya,“ ungkap Wakapolres Malang, Kompol Pranatal Hutajulu, kepada wartawan kemarin.
Menurut mantan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak ini, bermula dari informasi masyarakat yang menyatakan AN sering mengkonsumsi SS. Dari informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Setelah diketahui AN mengkonsumsi SS, petugas yang tidak ingin kehilangan barang bukti langsung menggrebek dan menangkapnya.
“Saat proses penggerebekan tersebut, ternyata ada satu orang lagi yang juga ikut mengkonsumsi SS, yakni AR yang juga kami tangkap,“ terangnya.
Kemudian keduanya langsung digelandang ke Mapolres Malang, untuk dijebloskan ke dalam sel tahanan. Akibat perbuatan yang dilakukan oleh keduanya, hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara telah menanti saat persidangan nanti. “Keduanya kami jerat dengan pasal 112 UU 35 Tahun 2009 tentang narkotika, karena terbukti memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan narkotika golongan I,“ terang Pranatal, sapaan akrabnya.
Sementara itu tersangka AN dihadapan penyidik yang memeriksanya, mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang berada di Jakarta. “Saya membelinya dengan harga Rp 850 ribu. Kemudian saya jual kepada AR dan dipakai bersama-sama,“ terang wanita yang diketahui tengah hamil enam bulan ini.
Dia mengaku mengkonsumsi narkoba, untuk menghilangkan stress dan masalah yang dideritanya saat ini. “Cuma iseng-iseng aja untuk menghilangkan stress dan masalah. Kemudian saya jual lagi sisanya, untuk mendapatkan keuntungan,“ ucapnya lirih. Sementara itu, untuk pengedar SS terhadap AN, saat ini masih diburu petugas. (big/aim)