Jasad Husnul Ditemukan di Blitar

MALANG – Satu dari dua tubuh korban yang hilang tenggelam di Pantai Kondang pada Minggu (7/7) lalu, akhirnya berhasil ditemukan. Adalah tubuh Husnul, warga Jalan S Supriadi Gang 4B, Ngaglik RT 02 RW 09, Sukun. Tubuh pemuda 17 tahun ini, ditemukan Sabtu lalu di tengah laut Pantai Ganteng, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.
Tubuh korban ditemukan oleh dua nelayan warga sekitar ketika sedang mencari ikan, yaitu Budi dan Seno. Tubuh jamaah Dakwa Pemuda Islam (DPI) Kota Malang ini, diketemukan tidak dengan kondisi ngambang. Melainkan tersangkut di bawah karang tengah laut, sekitar pukul 07.30.
Ketika ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan karena dalam kondisi tidak utuh dan sulit untuk dikenali. Hanya kaos warna putih serta celana training warna hijau, yang masih melekat di tubuh korban yang menjadi ciri-ciri bahwa jenazah itu adalah Husnul. Sedangkan tubuh seorang korban lainnya, yaitu Rudi, 41 tahun, warga Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang hingga kemarin masih belum ditemukan.
“Jarak antara korban tenggelam sampai ditemukan ini cukup jauh. Kemungkinan satu korban lainnya juga ikut terbawa ombak ke wilayah Blitar dan bisa jadi tersangkut batu karang,” ungkap petugas SAR kepada Malang Post.
Informasi yang diperoleh, awal penemuan tubuh Husnul ini bermula dari dua nelayan Seno dan Budi mencari ikan ke tengah laut. Keduanya mencari ikan tidak dengan mancing atau jarring, melainkan langsung menyelam. Ketika menyelam di sekitar karang inilah, keduanya melihat ada tubuh manusia tersangkut karang.
Selanjutnya mereka mengangkat tubuh korban itu yang kemudian membawanya ke tepi pantai. Karena tidak ada yang kenal, mereka melaporkan ke perangkat desa yang kemudian jenazah korban dibawa ke RS Wlingi Blitar. Pihak keluarga korban yang mendapat kabar ada temuan tubuh manusia dengan ciri-ciri sama seperti korban, langsung berangkat untuk mengecek.
Begitu benar, setelah melalui proses otopsi jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka dini hari kemarin. Begitu tiba dan disalati, jenazahnya langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.
Sekedar diketahui, tiga anggota jamaah pimpinan Habib Muhammad Al Habsi ini, Minggu (7/7) hilang tenggelam di Pantai Kondang Merak Desa Sumberbening Kecamatan Bantur. Ketiganya terbawa ombak ke tengah laut, ketika sedang mandi.
Ketiga korban adalah Rudi, 41 tahun, warga Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir. Husnul, 17 tahun, warga Jalan S Supriadi Gang 4B, Ngaglik RT 02 RW 09, Sukun. Dan Mulyanto alias Anto, 35 tahun, warga Jalan Ir Rais Gang 9, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun.(agp/aim)