Rumah Bidan Pujon Diobrak-abrik

PUJON - Pencurian di rumah kosong melanda wilayah Pujon, Sabtu (13/7) malam. Pencuri masuk rumah seorang bidan, Yuli di Jalan Rajekwesi Desa Pandesari Kecamatan Pujon. Pelaku sudah mengobrak-abrik lemari kamar, namun tidak berhasil mendapatkan uang dan barang berharga. Pelaku kemudian menyikat sebuah playsation milik cucu korban.
Informasi yang di dapat, keluarga bidan tersebut meninggalkan rumah dalam keadaan kosong mulai pukul 16.00 WIB. Mereka sekeluarga meninggalkan rumah yang berada di pinggir jalan alternatif Batu Pujon tersebut ke Dinoyo, Malang.
"Kami tidak tahu kejadianya. Kira-kira pukul 19.00 WIB, kami mendapat telepon dari tetangga yang mau berobat memberitahukan jika rumah sudah dicongkel. Kami segera pulang dan mendapatkan rumah sudah banyak orang sewaktu kami tiba," ungkap Suwarsono, menantu Yuli.
Pelaku masuk dengan cara mencongkel engsel pintu ruang praktik bidan. Dia kemudian merusak pintu bagian dalam sebelum naik ke lantai dua. Pintu kamar dalam kondisi tidak terkunci dan pintu lemari juga tidak dibawa.
Pelaku kemudian membuka lemari untuk mencari perhiasan atau uang. "Kami sempat mengira cincin dibawa kabur oleh pelaku. Tapi cincin itu masih ada di balik baju yang sudah diobrak-abrik," tegas suami  Yunita tersebut.
Sedangkan PS juga terdapat di kamar yang tidak terkunci. Pelaku membawa mainan yang dibeli dengan harga Rp 1 juta beberapa waktu lalu. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Pujon dan hingga kemarin, identitas pelaku masih dalam pencarian.
Pelaku diduga sudah lama mengincar rumah tersebut sejak lama. Begitu mengetahui keluarga korban meninggalkan rumah dalam kondisi kosong, pelaku langsung beraksi. Dugaan sementara, pelaku masuk sekitar maghrib. Itu karena kondisi sekitar sepi karena warga sibuk berbuka puasa di rumahnya masing-masing.
Kejadian pencurian di rumah tersebut bukan sekali ini terjadi. Beberapa tahun lalu rumah besar tersebut juga pernah disatroni pencuri. ‘’Dulu pernah, rumah kami ini dibobol,’’ pungkas dia. (feb)