Kuwalat, Nyuri Uang Yatim Rp25 Juta

TEGA : Dua dari tiga tersangka pencurian uang kotak amal di HC Putra, Wahyudi dan Wibowo.  

BATU –Kebangeten, uang sodakoh untuk fakir miskin dan anak yatim piatu di dalam kotak amalpun disikat. Jumlahnya memang menggiurkan, sebesar Rp25 juta dan oleh pelaku sebagian uang itu dipergukan membeli perlatan pancing. Itulah yang dilakukan oleh tiga orang maling, yang dua diantaranya diringkus polisi. Yakni, tersangka Wahyudi, 33 tahun dan Wibowo, 28 tahun warga Kampung Meduran Kelurahan Sisir Kota Batu. Satu tersangka, MA masih buron.
Pencurian itu dilakukan tiga tersangka di Kantor UD HC Putra Jl Dewi Sartika Atas 21, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, 30 Juni lalu sekitar pukul 01.00. Lantas, penyelidikan petugas Reskrim Polres Batu pun mengarah ketiga tersangka walaupun untuk sementara yang tertangkap baru dua orang.
Kepala Sub Bagian Humas Polresta Batu, AKP M Yantofan membenarkan penangkapan tersebut. Kronologinya, MA dan Wahyudi masuk ke ruang Kantor HC Putra dengan cara memanjat dinding, lalu menuju atap. Kemudian, keduanya membongkar genteng, dan turun ke ruangan menggunakan tali plastik. Sedangkan Wibowo berperan berjaga-jaga di depan halaman HC Putra.
‘’Dari ruangan itu, mereka mengambil kotak amal berisi uang Rp 25 juta. Kaburnya pun lewat jalan semula,” terang Yantofan.
Begitu mudahnya mereka bisa tahu ada uang sebesar itu ? Menurut Yantofan, lantaran Wahyudi dan Wibowo merupakan karwayan HC Putra. Dan ketika melakukan kejahatan, mereka sedang libur kerja. Untuk sarana transpotasi kejahatan itu, mereka menggunakan sepeda motor Satria FU N 5133 LM, yang dicatat oleh salah satu satpam setempat.
 ‘’ Dalam penangkapan, kami amankan barang bukti antara lain dari Wahyudi berupa dua buah stick pancing, kotak set pancing dan kaos. Dari Wibowo uang sisa hasil pembagian sejumlah Rp 100 ribu, motor Satria FU N 5133 LM,’’pungkas Yantofan. (poy/lyo)