Laka Beruntun,Libatkan Empat Kendaraan

RINGSEK :  Kondisi pick up  yang terlibat kecelakaan beruntun  kemarin.

PAKISAJI – Kecelakaan beruntun kemarin siang terjadi di Jalan Raya Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji. Kecelakaan melibatkan satu kendaraan pick up Daihatsu Grand Max, satu truk box milik Alfamart serta dua sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya dua pengendara motor harus dilarikan ke Puskesmas Pakisaji karena mengalami luka-luka.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, hanya korban luka-luka pengendara sepeda motor saja. Untuk empat kendaraan yang terlibat kecelakaan ini, saat ini kami amankan sebagai barang bukti,” ungkap Kaposlaka Kepanjen, AKP Winarto.
Peristiwa kecelakaan sendiri, kemarin terjadi sekitar pukul 10.30. Kecelakaan bermula dari mobil pick up Daihatsu Grand Max nopol AB 9298 JN yang dikemudikan Muhammad Hidayaturrochman, 22 tahun, warga Dusun Kalirejo, Desa Darurejo, Kecamatan Plandaan – Jombang ini, melaju dari utara ke selatan. Mobil bermuatan barang ekspedisi Elang Logistik ini, melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Ketika melintas di lokasi, pengemudi mobil pick up berusaha mendahului mobil Kijang Innova yang ada di depannya. Bersamaan saat mendahului itu, dari arah berlawanan yaitu selatan ke utara, melaju truk box Alfamart L 9208 AE yang dikemudikan oleh Sujoko, 31 tahun, Ngroko – Bojonegoro. Karena saat mendahului itu terlalu ke kanan, dan jarak dengan truk box sangat dekat serta tidak bisa dihindari akhirnya tabrakan pun terjadi.
Saking kerasnya tabrakan itu, membuat bagian depan mobil pick up ringsek. Sedangkan truk box sendiri mengalami kerusakan pada pada box sebelah kanan. Sementara, dua sepeda motor yang ikut terlibat kecelakaan tersebut, berada persis di belakang truk box. Kedua motor yaitu Honda Vario N 5056 EI dan Honda Supra N 5197 FA ini, menabrak dari belakang saat truk berhenti mendadak usai bertabrakan dengan mobil pick up.
Akibat benturan itu, kedua pengendara motor ini mengalami luka-luka. Mereka Bambang Priyatno, 32 tahun, warga Dusun Gedangan, Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, pengendara sepeda motor Supra. Dan Muklis Intana, 46 tahun, warga Desa Permanu – Pakisaji.
“Kami ini membawa muatan paketan. Tujuan kami adalah mau ke Blitar untuk mengirim paketan. Kecelakaan tadi, karena ada mobil Kijang Innova yang menyalip sebelah kiri, sehingga kami memberi jalan lebar dan terlalu ke kanan hingga terjadi tabrakan itu,” tutur Deni, kenek mobil pick up, warga Bandungan ini.
Sementara itu, kecelakaan kemarin siang juga terjadi di Jalan Raya Dusun Mbureng, Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi. Kecelakaan itu mellibatkan sepeda motor Honda Win dengan sepeda moor Honda Supra. Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Honda Win N 5440 BA, yaitu Agus Hasan, 66 tahun, warga Landungsari  - Dau, meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban menghembuskan nafas akibat luka serius di kepala.
Sedangkan, Muhammad Nur Cholis, pengendara sepeda motor Honda Supra N 5204 ES warga Jalan Adi Wijaya, Kelurahan Ardirejo, Kepanjen ini mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Kanjuuruhan, Kepanjen. Dan untuk kedua sepeda motor yeng terlibat, langsung diamankan sebagai barang bukti.
Kecelakaan ini sendiri, terjadi sekitar pukul 11.00. Bermula dari sepeda motor yang dikendarai Agus Hasan ini, berniat keluar dari gang kecil setelah usai mandi di sekitar Mbureng. Ketika keluarg dari gang menuju ke utara inilah, dari arah timur ke utara melaju sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Nur Cholis. Karena jarak cukup dekat dan tidak bisa dihindari akhirnya tabrakan tak bisa dihindari. Tubuh kedua pengendara langsung terpental dan jatuh ke median jalan. Hasan meninggal saat perjalanan ke rumah sakit, sedangkan Nur Cholis mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Kanjuruhan.(agp/nug)