Buru Pemasok Bahan Peledak

BATU – Kasus penggerebekan pembuat mercon di Jalan Hasanundin Junrejo Kota Batu terus menjadi perhatian Polsek Junrejo dan Polres Batu. Kini petugas kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk memburu pemasok bahan peledak ke rumah Nurai Djumanto, 50 tahun warga Junrejo.
‘’Ya, kami masih melakukan penyelidikan siapa pemasok mercon dan bahan-bahan lain,’’ ungkap Kapolres Batu, AKBP Windiyanto Pratomo kepada Malang Post.
Diperoleh keterangan, pemasok tersebut adalah warga Pasuruan. Dia datang ke rumah Djumanto beberapa hari sebelum penggerekan. Pemasok itu adalah seorang pria yang datang dengan motor. Kemungkinan pemasok tersebut datang dengan diantar tukang ojek.
Pemasok tersebut tidak tidak hanya datang sekali ke rumah Djumanto, tetapi beberapa kali. Dia membawa bahan mentah mercon, seperti serbuk atau obat mercon, tawas, belerang, kertas koran  serta berbagai bahan kebutuhan lainnya.
Pemasok itu juga siap mengambil mercon yang sudah rakitan di rumah Djumanto. Dia sudah tahu bahwa Djumanto sangat mahir membuat mercon dengan berbagai ukuran meski cacat dan hanya bisa duduk di kursi roda. Pemasok tersebut sangat paham jika Djumanto selalu siap membuat mercon untuk persiapan lebaran.
Dia juga menegaskan, Djumanto tidak dilakukan penahanan hingga sekarang meski proses terus berlanjut. Pihak Polres konsentrasi melakukan rekayasa agar Djumanto memiliki usaha lain sehingga tidak selamanya membuat mercon itu.
‘’Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak Pemkot Batu. Semoga kali ini bisa sukses dan Djumanto benar-benar meninggalkan pekerjaan sebagai peracik mercon,’’ tegas Windiyanto.
Seperti diberitakan, sang maestro mercon, Djumanto, warga Desa Junrejo Kota Batu digerebek petugas Polsek Junrejo, beberapa waktu lalu. Di kalangan petugas kepolisian, Djumanto bukan orang baru sebagai pembuat mercon. Dia beberapa kali ditangkap dan sempat mendekam di ruang tahanan Mapolres Malang dan Mapolres Batu. Namun proses tidak berlanjut ke pengadilan karena sudah dipulangkan setelah dari Polres. (feb)