Butuh Uang Lebaran, Nogel

TERSANGKA: Sri Utami saat akan diperiksa petugas.

KROMENGAN - Sri Utami, 36 tahun warga Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, harus mendekam di rutan Mapolres Malang, Senin kemarin. Ibu dua anak itu ditangkap petugas, karena diketahui sebagai pengecer judi togel di kampungnya. Dari penangkapan pelaku yang diketahui beromzet Rp 200 ribu untuk sekali buka judi togel, petugas mengamankan uang Rp 35 ribu, bolpoin dan kertas.
“Tersangka ditangkap di rumahnya bersama sejumlah barang bukti diantaranya uang tunai hasil jualan togel. Dari barang bukti itu, tersangka pun mengakui perbuatannya jika sudah dua minggu ini menjadi pengecer,” kata Kabag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Dalam pemeriksaan, selain mengakui perbuatannya yang melanggar hukum, Sri mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menjadi pengecer, karena butuh uang untuk mencukupi kebutuhan lebaran. Makanya, sudah dua minggu terakhir ini berjualan menjadi pengecer.
“Saya butuh uang untuk lebaran, makanya terpaksa menjadi pengecer. Saya sendiri sudah tidak memiliki suami. Sehingga untuk menutupi, terpaksa harus berjualan togel,” ungkapnya.
Disinggung mengenai keuntungan yang diperolehnya, Sri mengaku, kalau dari uang yang disetorkan kepada pengepul, dirinya mendapatkan upah sebesar 20 persen. Jumlah itu, biasanya masih akan bertambah jika ada penombok yang mendapatkan angka pasangan.
“Saya dapat 20 persen dari total uang yang saya setorkan. Jika ada penombok yang dapat, sesekali biasanya juga memberikan hasil pasangannya itu. Saya sendiri buka togelnya, mulai Senin sampai Minggu. Hanya hari Selasa dan Jumat, yang togelnya tidak buka,” tambah Sri.
Siapa pengepul dari judinya ? Sri mengaku, kalau dirinya tidak kenal dengan nama pengepul atau disetorkan kemana judinya tersebut. Masalahnya, sejak kali pertama ditawari, orang yang menjadi pengepul hanya mengatakan mengenai prosentase keuntungan untuk pengecer dan sistem pengambilan uangnya.
“Disetorkan kemana, saya tidak tahu. Orang yang menawari saya itu hanya mengatakan, saya dapat keuntungan 20 persen. Sementara uang togel, ada yang mengambil langsung di rumah. Begitu juga sebaliknya kalau ada yang dapat, uang langsung diantarkan ke rumah,” ujar ibu yang baru sekali ini harus berurusan dengan polisi.
Aksi pelaku sendiri berhasil diungkap petugas, setelah dalam patroli wilayah mendapatkan informasi dari warga mengenai aktifitas tersangka. Dari situlah, anggota pun melakukan pengembangan. Hasilnya, dugaan itu pun diduga benar dan langsung dilakukan penggerebekan. (sit/aim)