Anak Buah Maestro Petasan Diciduk

PUJON – Pengembangan penyelidikan yang dilakukan Polres Batu terhadap perkara dedengkot petasan, Djumanto warga Dusun Jeding Desa/Kecamatan Junrejo, membuahkan hasil. Kemarin, anak buah sang maestro mercon itu ditangkap petugas Polsek Pujon. Yakni Hadi Utomo, 26 tahun yang tinggal di Dusun Tulungrejo Kampungan RT 18 RW 9 Desa Pujon Kidul.
Petani ini ditangkap di rumahnya dan polisi menemukan bubuk petasan seberat 2,5 kilogram plus beberapa rentengan mercon siap sulut. Kapolsek Pujon AKP Lisnaryadi mengatakan, Hadi juga piawai meracik mercon. Keahlian itu diakui tersangka, didapat dari Djumanto karena sebelumnya ikut bergabung di rumah pria yang kakinya cacat itu, dalam memproduksi petasan setiap kali menjelang lebaran.
‘’Beberapa tahun dia (Hadi) bekerja di rumah Djumanto. Pokoknya setiap menjelang lebaran, keduanya bisnis mercon. Tapi sekarang Hadi sudah mahir untuk membuat mercon sendiri,’’ tegas AKP Lisnaryadi mendampingi Kapolres Batu, AKBP Windiyanto Pratomo.
Dalam pemeriksaan menurut Lisnaryadi, Hadi mengaku juga mendapatkan pasokan bubuk mercon dari Djumanto. Namun Hadi sendiri justru tak tahu dari mana sang guru mendapat semua bahan baku itu. Hadi juga mengaku, bahwa mercon hasil produksinya, tidak akan dijual. ‘’Namun akan gunakan sendiri bersama teman-teman, agar suasana lebaran lebih meriah,’’ aku Hadi. (feb/lyo)