Patah As Roda,Truk Tebu Terguling

MALANG -Kecelakaan truk tebu di selatan flyover Mergosono dan Kota Lama membuat arus lalu lintas terhambat, kemarin. Truk engkel warna kuning mengalami patah as roda selepas turun dari flyover. Akibatnya roda kiri bagian belakang terlepas dan membuat truk terguling.
Peristiwa nahas itu diduga akibat muatan truk yang cukup berat. Didukung pula usia kendaraan yang sudah tua. Disisi lain, truk tersebut juga kerap digunakan sebagai alat angkut tebu di medan berat.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.30, dan membuat Jalan Raya Kolonel Sugiono macet total. Setelah truk terguling, seluruh muatan berupa tebu berhamburan di jalan aspal. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam untuk proses evakuasi bangkai truk tersebut dan pembersihan tebu.
Proses evakuasi didukung pula oleh armada truk engkel lainnya. Mereka juga membawa pekerja pengusung tebu untuk membersihkan jalan raya. Truk yang terguling kemudian dibawa ke jurusan selatan untuk pembenahan.”Truk itu baru turun dari flyover tiba-tiba as roda bagian kiri patah, lalu rodanya terlepas,” aku Supriyadi saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP).
Supri sapaan akrabnya, tengah memarkir becak miliknya di timur TKP. Sehingga dia melihat langsung kecelakaan tanpa korban jiwa itu. Sopir selamat dan langsung dievakuasi oleh rekan-rekannya.”Macet cukup panjang, terutama di sisi timur atau menuju arah selatan,” imbuh tukang becak tersebut.
Kata dia, evakuasi baru selesai sekitar pukul 13.00 dengan bantuan pekerja tebu. Aparat juga ikut mengamankan jalan yang tengah macet. Usai pembersihan, jalur tersebut normal seperti sedia kala.”Hanya masih ada sisa bahan bakar truk yang tersebar di jalan, agar tak berbahaya ditaburi dengan pasir,” tandasnya.
Pria ini menambahkan bahwa selama ini jalur tersebut jarang terjadi kecelakaan lalu lintas. Biasanya kecelakaan terjadi akibat kendaraan yang rusak seperti truk engkel nahas itu. Namun kata Supriyadi, yang cukup berbahaya adalah sepeda motor yang kerap nekat naik flyover.(ary/nug)