Rawan Laka, Bangun Pospam di Jalibar

KEPANJEN – Operasi Ketupat 2013 untuk pengamanan lebaran baru akan dimulai 2 Agustus nanti. Saat ini, Pos Pengamanan (Pospam) di wilayah Kabupaten Malang sudah mulai dibangun. Kemarin, pembangunan Pos pengamanan diawali di Pos VI di simpang tiga Jalur Lintas Barat (Jalibar) Kepanjen.
“Pos pengamanan lebaran ini, mulai efektif berjalan pada 2 Agustus sampai 17 Agustus nanti. Tetapi kami sengaja lebih awal supaya nantinya tidak ribet,” ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto, ketika memantau pembangunan Pos pengamanan kemarin.
Menurut mantan Kabag Ops Polres Malang ini, Pos pengamanan di Jalibar Kepanjen ini, memang sangat diperlukan. Sebab tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas (laka)  di lokasi ini sangat tinggi. Pasalnya, selain belum adanya rambu-rambu lalu lintas, di simpang tiga Jalibar ini juga masih belum terpasang lampu trafigh light (lampu lalu lintas).
“Apalagi nantinya Jalibar ini akan digunakan sebagai jalur alternative  untuk mengurai kemacetan di Kota Kepanjen. Kendaraan yang dari Kota Malang dengan tujuan Blitar, Tulungagung dan Trenggalek tidak lewat jalur Kota Kepanjen tetapi lewat Jalibar. Begitu juga sebaliknya, kendaraan yang dari Trenggalek, Tulungagung dan Blitar yang mau ke Malang juga lewat Jalinbar. Sehingga tingkat kepadatan arus di Jalinbar ini nantinya sangat tinggi,” jelas Suyoto.
Selain tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi, di Jalibar ini menurut perwira dengan satu melati ini, tingkat kriminalitas juga sangat tinggi. Mengingat di Jalinbar ini, masih belum sepenuhnya jalan dipasang lampu penerangan jalan. Sehingga ketika kondisi malam, sangat rawan terjadi jambret ataupun perampasan kendaraan.
“Tetapi untuk mengantisipasi supaya tindak kriminalitas itu tidak sampai terjadi, kami nantinya akan melakukan mobile dengan mobil patroli setiap saat selama 24 jam. Sehingga pengendara yang melintas di Jalibar nantinya akan merasa aman,” paparnya.(agp/aim)