Senggol Bus, Rosi Tewas Terlindas

KEPANJEN - Nasib apes dialami wanita asal Kepanjen yakni Rosi Anggraeni, 29 tahun warga Desa Sumedang, Selasa siang, di Jalan Raya Kepanjen atau persisnya pertigaan Jalan Panglima Sudirman. Korban yang dibonceng sepeda motor Suzuki Smash N 2325 FH oleh Farid Fahroni, 18 tahun warga Desa Druju Tlogorejo, Kecamatan Pagak, dilindas bus Tentrem N 7499 UG yang disopiri Robby Darmawan, 29 tahun warga Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
Akibat kejadian itu, Rosi meninggal di lokasi kejadian karena luka serius di bagian kepala. Sementara Farid, menjadi luka ringan. Petugas yang mendatangi lokasi, langsung mengevakuasi tubuh korban dan mengamankan kendaraan korban.
Diperoleh keterangan, sebelum tabrakan berlangsung, kedua kendaraan sama-sama melaju ke arah utara atau Pakisaji. Bus sendiri, sebelumnya sempat menaikkan penumpang dari kantor Samsat lama Polres Malang.
Begitu sampai di lokasi, bus mencoba mendahului motor korban. Diduga, saat itulah Farid yang mengendarai motor, kehilangan keseimbangan sehingga mengakibatkan motornya terjatuh.
Rosi yang diposisi dibonceng, jatuh ke sisi kanan dan langsung mengena sisi kiri bus. Selanjutnya, korban pun langsung dilindas. Sementara Farid yang jatuh ke sisi kiri jalan, hanya mengalami luka ringan.
“Sebelum korban dilindas, diduga sempat terjadi serempetan. Akibatnya, korban kehilangan keseimbangan,” kata seorang petugas.
Sopir bus, Robby Darmawan, mengaku kalau dirinya saat itu melaju pelan. Motor sendiri, saat dirinya menyalip, diduga kehilangan keseimbangan. Akibatnya, terjatuh dan langsung terlindas oleh busnya.
“Tidak mungkin kalau bus saya menyerempet motor tersebut. Masalahnya, saya berjalan sangat pelan. Apalagi, di sisi kiri bus juga tidak ada bekas serempetan. Kalau pun ada, cuma bekas helm korban,” ujar Robby. (sit/aim)