Korban Dapat Santunan

MALANG POST - Manajemen PDAM Kota Malang langsung memerintahkan pengerjaan galian di Jalan Urip Sumoharjo, dituntaskan secepat-cepatnya. Pengerjaan galian sudah harus tuntas hari ini.
’’Pengerjaan galian harus selesai besok (hari ini, Red.). Artinya pengerjaannya harus dipercepat. Kami sudah sampaikan kepada rekanan dan harus mematuhi ini,’’  tegas Direktur Teknik PDAM Kota Malang, Ir Teguh Cahyono MAB.
Alasannya, lanjut dia, agar arus lalu lintas jelang Lebaran tetap lancar. ‘’Ini demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan dan masyarakat umum. Kami sangat memperhatikan hal ini,’’ tandasnya.
PDAM juga mendata korban kecelakaan. Malang Post bahkan diajak ikut mencari tahu  korban-korban kecelakaan akibat galian. Setelah mendata langsung mencari tahu alamat untuk  memberi santunan.
‘’Korban pasti mendapat perhatian pasca kecelakaan. Ini menjadi perhatian serius,’’  kata Teguh dengan nada serius. Sampai kemarin sore, tercatat sudah dua korban yang mendapat bantuan.
Ia berharap, peristiwa yang terjadi pada Kamis malam kemarin tak terulang lagi. Kejadian itu menjadi perhatian bersama.  
Soal pengerjaan galian harus tuntas hari ini langsung disanggupi CV Duta Barokah. ‘’Iya, besok (hari ini, Red.) sudah harus selesai,’’ kata Pilot Project CV Duta Barokah, Mahmudi.
Seperti diberitakan Malang Post kemarin, galian di Jalan Urip Sumoharjo memakang korban. Kamis malam itu saja, data warga setempat ada 12 orang yang kecelakaan akibat galian lubang tersebut.
Rata-rata, pengguna jalan itu terkejut karena ada galian. Ada yang mencoba menghindar, justru terjatuh dan tertabrak dengan kendaraan dari arah berlawanan.
Ada juga pengguna jalan yang terperosok ke dalam lubang. Termasuk ada penggendara motor yang terjatuh ke dalam lubang, meski motornya tidak ikut jatuh ke lubang.
Bahkan malam itu, warga sekitar sempat marah-marah dan mencoba menutup kembali lubang tersebut. Namun beruntung anggota Yonif 512 ikut turun mengamankan. Selain mengatur lalulintas, tentara itu juga menolong para korban. (van/avi)