Suami Istri Kompak Ditahan

PAKIS – Pasangan suami istri (Pasutri) warga Perum Saptoraya Blok  BC, di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis ini ternyata kompak. Yaitu Johan, 40 tahun, dan istrinya Gamar Almahdi, 40 tahun. Mereka sama-sama meringkuk di balik rutan Mapolsek Pakis, sejak kemarin.
Keduanya ditangkap di rumahnya, setelah petugas mendapat laporan dari Muhammad Wahyudi, 32 tahun, tetangga satu perumahan. Korban mengaku kalau dirinya telah dikeroyok oleh Johan dan istrinya. Akibat pengeroyokan itu, wajah dan kepala korban lebam serta robek akibat cakaran.
“Kedua tersangka ini kami tangkap bersamaan. Ketika kami periksa, keduanya memang mengakui perbuatan pengeroyokan itu,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pakis, Aiptu Heriyani, mendampingi Kapolsek Pakis, AKP Heri Purwanto.
Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan yang dialami Muhammad Wahyudi ini, terjadi Senin (12/8) petang lalu sekitar pukul 18.00 di depan rumah korban. Kisahnya, petang itu korban berniat pulang setelah menjemput anaknya. Ketika di depan rumah dan mau masuk, korban mendengar suara makian dari Johan dan istrinya.
Karena tidak terima dengan makian itu, korban lalu berniat menghampiri Johan dan istrinya untuk menanyakan alasan memakinya. Namun belum sempat menanyakan, korban lebih dahulu dipukul oleh Johan dengan tangan kosong mengenai dagu sebelah kiri hingga membuatnya terjatuh.
Setelah itu, korban bangun lalu berniat untuk masuk rumah. Namun Johan dan istrinya Gamar yang masih terpancing emosi, terus mengejar. Korban kembali dipukuli oleh Johan. Kepala korban dipukul dengan menggunakan batu bata merah. Sementara Gamar istri Johan, ikut mengeroyok dengan mencakar wajah korban.
Pengeroyokan baru berhenti setelah korban merasa kesakitan dan warga sekitar datang untuk melerai. Karena tidak terima dengan apa yang dialaminya, saat itu juga korban langsung melapor ke petugas Polsek Pakis. Berdasarkan laporan itulah, petugas lalu mengamankan Johan dan istrinya. “Dari pengakuan tersangka, pengeroyokan itu dipicu karena salah paham masalah perkataan,” ujar Heriyani.(agp/aim)