Lagi, Pemuda Cabuli Anak di Bawah Umur

BEJAT : Tersangka DK dikawal Kasubag Humas Polres Malang.

KARANGPLOSO – Seorang pemuda kembali diamankan petugas Polres Malang karena kasus asusila, Selasa lalu. Kali ini adalah DK, 17 tahun, pemuda asal Jambi yang tinggal di rumah neneknya di Dusun Jumput, Desa Ampeldento, Karangploso. DK dibui karena dituduh melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Naifnya, korban adalah keponakannya sendiri, sebut saja namanya Mawar, 10 tahun.
DK dituduh mencabuli korban sebanyak dua kali. Pertama terjadi sekitar dua tahun lalu di dalam rumah neneknya. Saat mencabuli itu, neneknya sedang di dapur sedangkan orangtua korban sedang keluar.
“Ketika melakukan pencabulan itu, awalnya korban diajak main di dalam kamar. Setelah itu korban lalu dicabuli. Selama ini korban tidak berani bercerita karena diancam oleh DK,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Karena merasa keenakan dan perbuatannya tidak terbongkar, DK kembali mengulangi perbuatannya beberapa kali saat pulang ke Jambi. Selama di Jambi, DK leluasa mencabuli karena korban ikut tinggal di rumah tersangka.
Sementara perbuatan bejat DK ini, baru terkuak akhir pekan lalu ketika korban yang berada di rumah neneknya hendak dijemput oleh orangtuanya. Orangtua korban curiga karena melihat kondisi anaknya yang pucat dan kesakitan. Setelah diperiksakan ke dokter, diketahui kalau korban mengalami trauma akibat pencabulan.
Mendengar hasil pemeriksaan dokter, orangtua korban yang kaget lantas menanyakan kepada anaknya. Setelah didesak, korban akhirnya menceritakan apa yang dialaminya. Karena tidak terima itulah, orangtua korban lalu melaporkan ke petugas Polres Malang.
“Saya ini hanya difitnah dan dituduh. Saya sama sekali tidak pernah melakukan perbuatan bejat itu. Mungkin saja karena orangtuanya dendam dengan saya,” kata DK, yang mengaku ingin melanjutkan kuliah di salah satu PTS di Malang ini.(agp/aim)