Polisi Obrak Judi Ecek

Tersangka Badelul dan Akromul Faizin

TUREN – Arena judi ecek, di lahan kosong Jalan Pesantren, Desa Jeru, Kecamatan Turen Selasa malam lalu, diobrak petugas Buser Polres Malang. Dari penggrebekan tersebut, seorang bandar berhasil diamankan petugas. Yaitu Badelul, 68 tahun, warga setempat.
Barang bukti yang turut diamankan, yaitu seperangkat alat judi ecek serta uang sebesar Rp 201 ribu. “Selain bandarnya, kami juga mengamankan seorang penomboknya. Yakni Akromul Faizin, 23 tahun, warga Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Penggrebekan judi ecek ini sendiri, menurut Soleh berawal dari informasi masyarakat sekitar yang mengeluhkan adanya judi itu. Berdasarkan dengan laporan warga tersebut, petugas lalu melakukan penyelidikan. Begitu judi itu benar adanya, petugas langsung menggrebeknya.
“Sebenarnya yang bermain judi saat itu banyak. Namun para penombok lainnya kabur begitu mengetahui kedatangan petugas,” ujar mantan Kanitreskrim Polsek Kalipare ini.
Sementara itu, dalam pemeriksaan Badelul mengatakan kalau judi ecek tersebut, digelar bersama temannya berinisial JM yang kabur saat digrebek. Keduanya membuka judi ecek, sejak hari raya lalu. Biasanya, permainan judi dimulai sore hari hingga tengah malam.
“Kalau keuntungan jadi bandar ecek itu tidak banyak. Hanya sekitar Rp 150 – 200 ribu saja. Itupun dibagi dua dengan JM. Sedangkan untuk modal, ya kami patungan,” tutur kakek 10 cucu, sembari mengaku kalau dirinya pernah ditahan selama 3 bulan pada 2008 karena kasus judi sabung ayam.
Sedangkan Akromul Faizin sendiri, mengaku kalau dirinya baru sekali itu saja menjadi penombok. Dia berada di lokasi judi, karena diajak oleh temannya. “Saya bermain judi ini karena diajak teman. Dan baru sekali saja langsung ditangkap polisi,” katanya.(agp/aim)