Alfamidi ‘Ijen’ Disoal, Indomaret Dirampok

Tiga perampokkan Indomaret, Juli lalu, hingga kemarin belum terungkap. Kamis dini hari kemarin, dua ritel Indomaret, kembali disatroni kawanan perampok.
Tiga pelaku membawa satu pistol, kali pertama mendatangi Indomaret Jalan S. Supriyadi Malang, pukul 03.10.  Dua karyawan toko, Lutfi, 20 tahun, asal Kepanjen dan Dicky, 20 tahun, warga Sumbermanjing Wetan disekap, begitu para perampok masuk ke dalam toko, sembari menodongkan senjatanya.
Informasi yang didapat, dua pelaku bertubuh sedang menggiring Lutfi dan Dicky ke lantai dua untuk menunjukkan brankas yang berisi uang penjualan barang-barang Indomaret.  Sementara, satu pelaku lagi berjaga di depan kasir.
‘’Di lantai dua itu, mereka sempat menembakkan pistolnya ke dos minyak goreng karena kedua penjaga ini tidak segera menunjukkan lokasi brankas. Para karyawan ini diancam akan dibunuh bila tidak menunjukkan brankas,’’ tutur salah satu sumber Malang Post di Polres Malang Kota. Karena takut dibunuh itulah, mereka pun menunjukkan brankas yang berisi uang Rp 10,3 juta dan mengambil delapan slop rokok. Usai mendapatkan uang dan rokok itu, kawanan yang mengendarai satu motor Yamaha Mio, kabur.
Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto SIK, M.Hum mengaku sudah memerintahkan tembak di tempat bagi perampok yang dianggap sudah meresahkan tersebut.
Tidak hanya puas membobol satu Indomaret. Sekitar 50 menit kemudian, tiga pelaku ini mendatangi Indomaret Jalan Raya Sengkaling. Di sana, ketiganya menyekap Ragil Setiono, 23 tahun, warga Desa Dadaprejo, Junrejo, Deni Herdianto, 23 tahun, warga Jalan Bantaran III Malang dan Yohanes Tri Setiawan, 21 tahun, warga Desa Beji, Junrejo. Sambil menodongkan senjatanya, mereka berhasil menggasak uang Rp 24,4 jutaan dari brankas.
‘’Masih kami selidiki termasuk mencari keterangan dari saksi-saksi. Salah satunya, kami juga mencari identitas pelaku dari CCTV toko tersebut,’’ kata Kapolsek Dau, Kompol Zein Mawardi.
Dijelaskan dia, aksi ketiga pelaku ini sangat singkat. Hanya sekitar dua menit. Selain mengambil uang, mereka juga mengambil lima bungkus coklat Silver Queen. ‘’Dari ketiga karyawan itu, tidak ada satupun yang dilukai,’’ tambahnya.
Dia memaparkan, pelaku bercirikan tinggi badan rata-rata 167 cm dan menggunakan logat Jawa. Beberapa sumber mengatakan, jajaran Satreskrim Polres Malang Kota dan Polres Malang melakukan koordinasi untuk memburu pelaku yang selalu beraksi dengan menggunakan helm. (mar)