Maling Serbu Rumah Munir

Pura-pura tak mengerti ataukah memang tak tahu, bila rumah di Jalan Bukit Berbunga 2 RT02/RW04 Desa Sidomulyo, Kota Batu, adalah milik almarhum aktivis HAM, Munir Said Thalib. Tapi itulah faktanya pencuri, yang tetap tega melakukan kejahatan di rumah yang bakal disulap jadi museum aktivis kelahiran kota apel ini.
Kesehariannya, rumah tersebut dihuni oleh istri mediang Munir, Siciwati bersama dua anaknya plus tak pernah sepi dari kegiatan warga sekitar. Anehnya, pelaku pencurian yang diperkirakan dilakukan satu orang itu, hanya menyikat laptop milik Suciwati, yang didalamnya tersimpan file-file penting. Selain itu yang hilang, juga camera dan sepeda olahraga. Sepeda motor Honda Fit yang terparkir di dalam plus kunci kontaknya, tak berubah posisinya termasuk teleivisi maupun komputer.
Menurut Buari, 56 tahun kakak ipar Suciwati memperkirakan pencurian berlangsung Minggu dini hari ketika Suciwati berada di Jakarta. Kondisi rumah memang sedang kosong, lantaran Difa Sukilarasati, anak sulung Munir juga sedang berada di rumah Buari di Kota Malang.
Adanya pencurian itu, baru diketahui korban Minggu sore lalu sekitar pukul 17.00. Sepulang dari jakarta, saat itu Suciwati mampir ke rumah kakak iparnya itu untuk mencemput Difa. Kemudian, dia pulang ke Kota Batu dan melihat kondisi pintu utama rumahnya sedang terbuka sedikit.
” Memang Sabtu malam saya berada di rumah di Malang bersama Difa. Kemudian Minggu sore saya ditelpon Suciwati, yang ngabari rumahnya disatroni pencuri,’’jelas Buari.
Dia juga membenarkan, bila rumah adiknya itu bakal dijadikan Museum Munir. “ Biasanya kalau Suciwati sedang ke luar kota, saya dan istri yang selalu menjaga rumah itu,”akunya.
” Laptop dan kamera,  kebetulan tersimpan di kamar saya yang pintunya terkunci. Untuk membuka pintu rumah dan kamar, nampaknya pelaku menggunakan  alat keras (linggis). Sedangkan sepeda olahraga yang ikut dicuri, semula terparkir dekat sepeda motor. Karena itu saya menilai pencurian ini ada keganjilan,’’ ujar Suciwati.

Kejadian tersebut, telah dilaporkan ke Mapolsek Batu. Responnya, Minggu malam lalu pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP. ’’ Sekarang ini, saya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,’’tambah Suciwati.
Kapolsek Batu, AKP Slamet Riadi mengungkapkan, bahwa dari olah TKP pihaknya mensinyalir pencurian dilakukan lebih dari satu orang.’’ Kami pun sekarang sedang memeriksa saksi-saksi di sekitar TKP,’’ujar Slamet. (mg12/lyo)