Pelaku melakukan karena ada order

BATU - Motif pencurian yang dilakukan di rumah Munir masih banyak menimbulkan spekulasi, diantaranya yaitu pelaku melakukan hal tersebut apa karena terdesak secara ekonomi, atau memang ada order dari orang-orang yang sengaja mau menggagalkan rencana pembangunan museum Munir.
Istri Munir, Suciwati mengakui, keganjalannya semakin nampak jika pelaku melakukan ini karena ada pesanan dari orang-orang untuk mengambil dokumen-dokumen penting dalam rencana pembangunan museum Munir.”Perhiasan di depan mata tidak diambil, malah Laptop dan Kamera serta sepeda olahraga yang dibawa kabur,”kata Suciwati kepada Malang Post.
Dia mengakui, jika pelaku memang terdesak secara ekonomi yang jelas dia lebih memilih membawa kabur perhiasan dan sepeda motor yang masih ada kuncinya, atau mungkin ini memang sebagai pesan khusus dari pemberi order.”Karena saya patuh hukum saya tidak mau berfikiran yang tidak-tidak biarlah aparat yang menyelesaikan masalah ini. dan kami harapkan aparat bekerja secara maksimal,”ujar Suci dua anak tersebut.
Lebih lanjut Suci menjelaskan, jika tekadnya untuk membangun museum Munir serta memperjuangkan keadilan tetap akan terus dilakukan. Karena Munir masih terasa oleh masyarakat bahwa meskipun sudah tiada namun semangat perjuangannya masih melekat.”Musibah ini tidak akan menghalangi kami untuk membangun museum munir, apalagi memperjuangkan keadilan,”tegas Suci saat dikonfirmasi via telefon Rabu (11/9) kemarin.
Sementara itu, aparat kepolisian nampaknya mengalami kesulitan dalam menguak pelaku pembobolan rumah mantan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir yang terjadi pada Sabtu (7/9) malam. Meski sudah ada beberapa saksi baik dari masyarakat dan tetangganya serta termasuk Suciwati, Istri Munir yang dimintai keterangan. Namun, sejauh ini Kepolisian belum dapat memastikan motif pencurian tersebut. Belum ada saksi yang paham akan kronologis kejadiannya.
”Kami masih dalam proses penyelidikan, kapan yang jelas waktu untuk menyimpulkan kami belum paham  butuh waktu yang panjang,”kata Kapolsek Kota Batu,AKP Slamet Riyadi saat mengikuti rapat di Polres Batu.
Dia menambahkan, pihaknya akan bekerja keras dalam mengungkap kasus pencurian ini, serta mengajak masyarakat semuanya untuk bersama-sama menjaga lingkungannya sendiri.(Mik)