Momong Cucu, Kalung Dijambret

MALANG- Aksi penjahat jalanan kian tak terbendung. Setelah sebelumnya empat perampok merampas 15 burung kenari di Jalan Bantaran Indah Malang, kemarin dua penjambret memperdayai Sri Sarwoningsih, 59 tahun, asal Desa Kelontong, Kecamatan Secang, Semarang. Kalung emas seberat 20 gram dan liontin yang dipakainya, dirampas ketika dia sedang berjalan-jalan dengan Dedek, 2 tahun, cucunya di ruko depan Perumahan Pandanwangi Green Park, Jalan Simpang Sulfat Utara Malang. Kasus ini pun dilaporkan ke Mapolsekta Blimbing.
Informasi yang dihimpun, pagi itu sekitar pukul 06.20, Sri menemani Dedek berjalan-jalan di area ruko depan perumahan. “Ketika duduk-duduk itulah, ada seorang pemuda memakai baju kotak-kotak kuning dan memakai helm putih mendekat. Saya kira anak kompleks atau pekerja kantor,” terangnya. Menurut dia, pemuda itu menanyakan tempat sembari tangannya menunjukkan arah yang dimaksud. “Kalimat yang diucapkan tidak jelas sama sekali. Apalagi tanyanya juga dengan gelagapan,” lanjutnya.
Belum sempat berdiri dari duduknya, pemuda itu mendadak menarik kalung emas dan liontin yang dipakainya.  Sri pun berusaha mempertahankan kalung warisan tersebut. Namun pelaku memukulnya hingga kacamata yang dipakainya lepas. “Kalung dan liontin itu sempat terjatuh ke dekat cucu saya. Tapi pelakunya yang sempat akan lari, kembali lagi dan mengambil kalung itu. Liontin emas yang seberat 4 gram tidak terbawa,” terang dia. Setelah itu, pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat, kabur bersama temannya yang sudah bersiaga di motor Yamaha Vega berwarna biru.
Masih menurut dia, ketika kejadian tersebut, ada seorang satpam perumahan yang mengetahui dan berusaha menolong sambil membawa tongkat polisi di tangannya. Namun dia malah terjatuh ketika hendak memukul pelaku. “Untung satpamnya terpeleset, Kalau tidak, bisa kena bacok karena pelakunya sudah mengeluarkan senjata tajam saat hendak kabur,” ungkapnya. Sri juga mengaku, saat kejadian, di sekitar TKP memang sepi. “Pelakunya seperti sudah paham daerah ini,” pungkas wanita tersebut. (mar)