Gardan Patah, Truk Tebu Terguling

Truk bermuatan tebu dengan nomor polisi N 8752 UG terguling di Jalan Kesatrian, Kota Malang dekat pom bensin,tadi malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kejadian ini sempat memacetkan jalan selama beberapa jam apalagi  proses evakuasi  membutuhkan waktu cukup lama.
Informasi  dihimpun Malang Post di lokasi kejadian menyebutkan  peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 wib. Truk  dikemudikan Daryono, 47 tahun warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, usai mengambil tebu di Pakis untuk dibawa ke Pabrik Gula (PG) Kebon Agung. Sesampainya di jalan Kestarian tiba-tiba gardan bagian belakang sebelah kiri patah yang membuat truk terguling ke kiri.“Maklum, truk tua. Mungkin gardannya rapuh, sehingga sudah tidak kuat lagi memikul beban muatan yang berat,“ ujar Daryono.Ditambahkan,  saat truknya terguling tersebut, dirinya langsung meloncat keluar. Sehingga nyawanya dapat tertolong dan tdak mengalami luka maupun lecet sedikitpun.
Usai kejadian, dia langsung meminggirkan ribuan tebu yang berhamburan keluar dari dalam bak truknya. Polisi yang mengetahui kejadian tersebut, langsung mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Sedangkan mobil derek Satlantas Polres Malang Kota datang 30 menit usai kejadian, untuk melakukan evakuasi.
Proses evakuasi memang  membutuhkan waktu cukup lama.Apalagi petugas harus terlebih dahulu mengeluarkan muatan tebu yang masih ada di dalam. Selain itu, kejadian tersebut, dimanfaatkan anak-anak yang berada di sekitar lokasi kejadian, langsung menyerbu muatan tebu yang terguling.Namanya anak-anak yang masih polos, begitu saja langsung memakan tebu-tebu tersebut.
Aiptu Haryono, salah seorang Petugas Lantas Polres Malang Kota menilai  kejadian tersebut akibat kelalaian supir yang tidak mengecek kondisi kendaraannya.“Menurut keterangan supir, kejadian ini akibat gardan belakang sebelah kiri patah dan setelah kami periksa memang patah seperti kurang terawat,“ ujarnya di tempat yang sama. Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, kemacetan yang terjadipun akhirnya dapat terurai. (big/nug)