PNS Gedung Dewan Gantung Diri

BATU -Perkampungan Jalan Cemara Kipas Gg Gereja Desa Sidomulyo Kecamatan Batu, selepas Salat Jumat kemarin gempar oleh kenekatan Sugeng Wahyudi, 45 tahun. Masalahnya, PNS yang kesehariannya dinas di Bagian Umum Kesekretariatan DPRD Kota Batu, ini dtemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi leher terjerat tampar plastik.
Tubuh PNS golongan 2B ini, tergelantung di bawah tangga kayu yang dipersiapkan untuk jalan naik ke lantai dua rumahnya walaupun bangunan loteng di rumah bercat hijau itu belum jadi. Dan yang kali pertama mengetahui kondisi korban itu, tak lain adik iparnya sendiri, Priyanto, 31 tahun sekitar pukul 12.30 atau sehabis jumatan.
Kapolsek Batu AKP Slamet Riyadi yang siang kemarin memimpin olah TKP juga memperkirakan bila Sugeng tewas gantung diri. Namun demikian, untuk memastikan penyebab itu pihak kepolisian berusaha membawa jenazah ke RSSA untuk visum, namun keluarga Sugeng keberatan. ” Dari penyelidikan, kami tidak menemukan bekas-bekas penganiayaan kecuali lehernya membiru bekas lilitan tampar,’’terang AKP Slamet Riyadi.
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, siang itu Sugeng memang sedang berada di rumah sendirian lantaran istrinya, Emi Puji Astuti, 34 tahun sedang menjemput anaknya pulang sekolah. ’’ Padahal, sekitar pukul 11.30, kakak iparnya ngaku sempat ditelepon Sugeng,’’tambah Kapolsek.
Sudah barang tentu semua keluarga maupun warga di perkampungan itu, tersentak begitu mendengar peristiwa tersebut. Apalagi sejak Kamis hingga Jumat pagi kemarin, Sugeng tidak menunjukan gelagat yang mencurigakan. Kehidupan dalam keluarganya pun juga  harmonis.
” Saya terakhir kali ketemu Sugeng, ya Kamis kemarin.  Saat itu dia sedang nyirami tanaman di sekitar gedung dewan, dan saya pun menyempatkan menemaninya ikutan siram-siram sembari ngobrol. Benar, ketika itu tak ada perubahan sikap dari Sugeng,”aku Sekretaris Dewan DPRD Kota Batu, Siswanto.
Memang, tambahnya, Jumat pagi kemarin Sugeng tak terlihat ngantor hingga siang hari tanpa adanya pemberitahuan. Namun demikian, keperibadian almarhun selama ini dinilai sangat menyenangkan sekaligus doyan gurau.
Lantas apa motif korban nekat bunuh diri ? hingga kemarin juga belum terungkap karena selain dia tak meninggalkan surat wasiat, Sugeng juga dikenal tidak memiliki masalah dengan tetangga maupun atasannya. Namun beberapa temannya mengatakan, bahwa Sugeng selama ini kerap mengeluh lantaran penyakit paru-paru dan maagnya tak kunjung sembuh-sembuh. (mik/lyo)