Tabrakan Usai Keluar dari Tempat Hiburan

MALANG –  Diduga terpengaruh minuman keras (miras), mobil Honda Civic, N 234 G yang dikemudikan Indra Irawan, 21 tahun, warga Jalan Satsuit Tubun Malang menabrak papan Tiki JNE dan pohon di Jalan Sumbersari Malang, dini hari kemarin. Akibat kejadian ini, Indra dan tiga temannya yang berada di dalam mobil, Niken, 21 tahun, warga Jalan Sulfat Selatan Malang, Damiar, 24 tahun, warga Jalan Serayu Malang dan Adi Suprianto, 21 tahun, warga Jalan Balearjosari Malang dilarikan ke rumah sakit. Sementara, kasusnya masih dalam penyelidikan anggota Laka Lantas Polres Malang Kota.
Informasi yang dihimpun, Indra dan tiga temannya pulang dari salah satu tempat hiburan di daerah Lowokwaru.  Menurut beberapa temannya yang ditemui di rumah sakit, para korban hendak membeli makanan di kawasan Jalan Sumbersari. “Katanya begitu. Setelah dari karaoke, mereka hendak mencari makan,” ujar salah seorang teman Indra yang enggan disebutkan namanya itu. Saat itu, mobil melaju melewati Jalan Soekarno Hatta Malang. Keempat korban ini melajukan mobilnya sembari berteriak-teriak hingga mengundang pengguna jalan lainnya melapor ke polisi.
Melewati jembatan Soekarno Hatta, mobil berbelok dengan kencang masuk ke Jalan MT Haryono Malang. Kecepatan mobil masih tinggi ketika mobil berwarna hitam tersebut, berbelok ke kiri menuju Jalan Gajayana Malang. Saat berada di Jalan Sumbersari inilah, mobil mendadak oleng dan menghantam papan kios Tiki JNE. Namun mobil tetap melaju dan menabrak pohon di depannya. Saat itulah mobil langsung berhenti. “Suaranya keras sampai warga sekitar keluar rumah,” kata Bowo, salah seorang saksi mata.  
Mereka lantas memberikan pertolongan dengan mengeluarkan seluruh korban dari dalam mobil. “Tiba-tiba tidak lama kemudian, ada beberapa teman mereka datang dan membawa ke rumah sakit. Sementara, beberapa warga di sini melaporkan kejadian itu ke polisi,” terangnya lagi. Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota, Ipda Ega Prayudi mengungkapkan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Menurut dia, saat anggotanya datang ke TKP, tercium bau alkohol yang sangat kuat. “Untuk penyelidikan, mobil kami amankan di kantor Laka Lantas. Yang pasti ada unsur kelalaian dari pengemudi,” tegasnya. (mar)