Tewas Ditabrak dari Belakang

MALANG - Nahas menimpa M. Iskandar, 48 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono Gang 19 Malang. Kemarin pagi, dia tewas terhempas di aspal usai motor Honda Supra Fit, N 3209 AS yang dikendarainya ditabrak dari belakang, persis di depan Jalan Kolonel Sugiono Gang 21 Malang. Hingga semalam, kasusnya masih dalam penyelidikan anggota Laka Lantas Polres Malang Kota. Namun, polisi mengaku sudah mengamankan Kasianto, 54 tahun, warga Desa Wandanpuro, Bululawang yang diduga kuat menabrak motor korban dari belakang dengan menggunakan Yamaha Mio, N 6709 EH.
Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota, Ipda Ega Prayudi menjelaskan, ada tiga saksi yang mengetahui Kasianto menabrak motor korban dari belakang. “Untuk sementara, masih diamankan untuk dimintai keterangan,” terangnya. Menurut pengakuan sementara Kasianto, dia dan korban sama-sama melaju dari arah selatan menuju utara. Sampai di lokasi kejadian, Iskandar diketahui sempat mengerem motornya. Diduga kaget, Iskandar yang melaju di belakangnya menabrak motor tersebut.
“Tabrakan tersebut sebenarnya tidak keras. Bisa dibilang hanya menyundul,” ujar Ega, panggilannya. Sayangnya, meski tidak keras, Iskandar tetap terjatuh dengan posisi kepala kea rah kanan jalan. Apes bagi dia karena dari arah berlawanan muncul mobil sedan. “Keterangan saksi di TKP, kepala korban membentur bagian depan mobil yang juga melaju pelan. Itulah yang menyebabkan, luka serius di kepala korban,” ungkapnya. Akibat benturan itu, kepala Iskandar terluka.  Meski sempat dibawa ke RSSA Malang, dia mengembuskan nafas terakhirnya.
“Sebenarnya, posisi mobil sedan dalam kondisi di jalan yang benar. Mungkin karena ketakutan, mobil itu malah kabur. Padahal, kami membutuhkan keterangan dari sopirnya. Khusus Kasianto, kami masih harus melengkapi bukti dan saksi untuk menjadikannya tersangka. Dia membantah telah menabrak. Padahal kami temukan cat motor korban menempel di motor miliknya,” pungkas dia. (mar)