Bandar Judi Dadu Diringkus

PAKISAJI-Untuk kesekian kalinya, pelaku perjudian harus berurusan dengan petugas. Adalah Teguh Wiyono, 40 tahun dan Wawan Wahyudi, 42 tahun, keduanya warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji yang harus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pakisaji.
Keduanya ditangkap petugas karena diduga sebagai bandar ajang judi dadu di Desa Genengan. Kejadian itu berlangsung di sebuah pekarangan rumah warga. Sebagai barang bukti aksi itu diamankan antara lain, seperangkat judi dadu, kantong hitam dan uang Rp 286 ribu.
“Keduanya kami tangkap setelah aksi yang dilakukan oleh Teguh dan Wawan sempat meresahkan warga. Dari informasi dan pengembangan lokasi, akhirnya bersama anggota mendatangi lokasi kejadian yang harus melintasi wilayah Wagir. Begitu dipastikan benar, keduanya langsung ditangkap berikut barang buktinya,” kata Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri.
Dalam pemeriksaan petugas, kedua tersangka tidak mengelak dengan tuduhan yang diarahkan. Hanya saja, Teguh yang ketika itu sebagai bandar, mengatakan kalau Bandar sebenarnya adalah rekannya. Karena kebetulan sebelum ditangkap polisi, rekannya itu hendak buang air kecil, makanya dia yang menggantikan.
“Sebenarnya yang jadi bandar bukan saya. Saya sendiri baru tiga kali kopyokan,” ungkap Teguh.
Disinggung mengenai ajang judinya, kedua pelaku mengaku, kalau baru sekali itu melakukan. Sementara sebelum-sebelumnya, hampir tidak pernah menggelar judi dadu. Keterangan yang disampaikan itu, tidak membuat petugas percaya. Masalahnya, warga acapkali melaporkan aksi perjudian yang dilakukan tersangka. Hanya saja, lokasinya selalu pindah-pindah. “Kami baru sekali ini menggelar judi dadu,” tambahnya. (sit/aim)