Dua Orang Tewas Tenggak Miras Oplosan

KARANGPLOSO- Minuman keras (Miras) oplosan kembali memakan korban. Kali ini dua orang tewas setelah menenggak miras oplosan di Kali Ombo Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso. Mereka adalah Bambang Sutono 28 tahun warga Dusun Mojosari dan Sulaikum 36 tahun, Dusun Curah Kembang, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso.
Kapolsek Karagploso AKP Sugeng Hardianto mengatakan, awalnya mendapat informasi dua orang meninggal dunia akibat minum minuman keras oplosan di Desa Ngenep Kecamatan Karangploso dini hari kemarin dari masyarakat. Mendapatkan laporan itu, dia meminta jajarannya untuk melakukan pengecekan di lokasi.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota kami, informasi itu memang benar adanya,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun petugas, mereka berdua menenggak miras oplosan jenis trobas pada hari Kamis, sekitar pukul 03.00 di Kali Ombo Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso.
Puas menenggak barang haram tersebut, keduanya pulang ke rumahnya masing-masing dalam keadaan mabuk. Saat dirumah masing-masing itulah, kondisi mereka tiba-tiba memburuk.
“Keduanya langsung dilarikan ke RS Prasetia Husada Karangploso, oleh keluarga mereka,” terangnya.
Lantaran kondisinya semakin mengkhawatirkan, mereka berdua langsung dirujuk ke RSSA Kota Malang untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Naasnya, keduanya meninggal saat dilakukan penanganan intensif di UGD RSSA Kota Malang. 
“Karena kejadian ini murni kesalahan kedua korban, pihak keluarga enggan dilakukan visum,” terangnya.
Menurutnya, kedua korban memang sering mabuk-mabukan. Sehingga keluarga korban enggan melakukan visum. Usai dilakukan perawatan, jenazah keduanya langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.
Sedangkan petugas masih menyelidiki asal miras yang diperoleh kedua korban, termasuk dugaan pabrik penjual miras yang beroperasi di daerahnya. “Kalau nanti terbukti ada yang menjual bahkan memproduksi miras, tentunya akan kami ambil tindakan dan dijerat pidana,” pungkasnya. (big/aim)