Pasar Malam Jadi Ajang Judi Dadu

Kedua bandar dadu Saiful Rokhman dan Wahyono, di Mapolres Malang.

AMPELGADING – Dua arena judi dadu yang digelar di acara pasar malam Dusun Bakroto, Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, Jumat malam lalu digrebek petugas Buser Polres Malang. Dalam penggrebekan itu, dua orang bandar judi berhasil diamankan.
Mereka adalah Saiful Rokhman, 37 tahun, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tirtoyudo, serta Wahyono, 38 tahun, warga Dusun Kalirejo, Desa Simojayan, Kecamatan Ampelgading. Selain mereka berdua petugas juga mengamankan barang bukti dari masing-masing tersangka.
“Dari tangan Saiful ini, barang buktinya seperangkat alat judi dadu gambar hewan serta uang sebesar Rp 480 ribu. Sedangkan dari tangan tersangka Wahyono barang buktinya seperangkat alat judi dan uang sebesar Rp 470 ribu,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman.
Menurut Aldy yang baru menjabat Kasatreskrim sejak Jumat lalu, penggrebekan dua arena judi dadu itu, bermula dari laporan masyarakat sekitar yang mengeluhkan adanya judi dadu tersebut. “Berdasarkan laporan itu, kami lalu menindaklanjuti dan berhasil mengamankan keduanya,” terang mantan Tenaga Pendidik (Gadik) SPN Brimob Polda Jatim.
Sementara itu, dalam pemeriksaan penyidik kedua bandar judi dadu ini, mengatakan kalau mereka baru dua kali ini menggelar judi dadu. Pertama Kamis (3/10) lalu, kemudian hari Jumat (4/10) malam. “Yang pertama sama sekali tidak ada penomboknya,” ujar Saiful yang dibenarkan oleh Wahyono.
Keduanya juga mengatakan, bahwa modal untuk menggelar judi dadu tersebut, adalah patungan bersama rekan-rekannya. Hanya saja kebetulan pada saat digrebek polisi, keduanya yang saat itu menjadi bandar. “Sebetulnya bandarnya bergantian. Tetapi ketika polisi datang menggrebek itu, kebetulan saat kami berdua. Dan saat ditangkap kebetulan kami sedang kalah,” papar keduanya.(agp/aim)