Akui Sengon Orang, Disel

WAJAK – Andik Hariyanto, 25 tahun, warga Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, sejak Senin (7/10) lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Wajak. Bapak dua anak ini, ditahan setelah dilaporkan oleh Saiman, 43 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Blayu, Kecamatan Wajak, dengan tuduhan penipuan.
“Tersangka Andik Hariyanto ini, kami amankan di jalan kampung rumahnya setelah mendapat laporan dari korban. Barang bukti yang kami amankan adalah kwitansi pembayaran, sedangkan untuk uang hasil penipuan sudah habis,” ungkap Kapolsek Wajak, AKP Sardikan.
Diperoleh keterangan, aksi penipuan yang dilakukan Andik ini, terjadi 21 September lalu. Siang itu sekitar pukul 14.00, tersangka mendatangi korban untuk menawarkan kayu sengon sebanyak 6 batang pohon yang diakui milik mertuanya. Karena tertarik, keesokan harinya, korban mengecek pohon sengon tersebut sekaligus membayar Rp 900 ribu dengan bukti kwitansi.
Setelah proses jual beli selesai, Senin (23/9) korban lalu memotong pohon sengon tersebut. Ketika memotong, dia ditegur oleh Siami yang ternyata pemilik asli. Meski sempat bersitegang dengan Siami, korban yang akhirnya sadar telah tertipu lalu melaporkan ke petugas Polsek Wajak.
“Tersangka melakukan penipuan itu, karena terpaksa lantaran tidak bekerja. Uang hasil penipuan habis untuk membelikan susu anaknya serta kebutuhan keluarganya. Dan dari hasil pengembangan, dia juga pernah melakukan penipuan dengan modus sama di Kecamatan Dampit,” jelas Kapolsek.(agp/aim)