Adu Mulut, Mahasiswa Narotama dan ITATS Tewas Dibacok

MALANG POST - Adu mulut membuat nyawa Ismenio (Boy) mahasiswa Narotama dan Ubaldio mahasiswa ITATS melayang akibat dibacok. Aldino (Sudrun) teman tetangga kos korban kini diduga sebagai pelaku pembunuhan.
Rentetan peristiwa ini terjadi sejak sekitar pukul 19.00 WIB. Ketika itu, Aldino terlihat mendatangi kos korban sambil membawa pedang. Entah apa penyebabnya, keduanya yang berasal dari Timor Leste beradu argumen mulut (cek-cok) dengan bahasa yang kurang bisa dipahami warga sekitar. Tetapi karena situasi kian memanas, warga sekitar jalan Klampis Semalang Gang I Surabaya memisahkan dan meminta keduanya tidak membikin keributan.
Tetapi selang beberapa waktu, yaitu sekitar pukul 00.30 WIB, terjadi keributan lagi. Tampaknya Aldino tidak terima. Dia bahkan mendatangi korban bersama kelompoknya. Terjadilah pertengkaran lagi.
Lantaran pertengkaran tidak imbang, Boy dan Ubaldo yang masih saudara sepupu ini tewas bersimbah darah. "Ubaldio tewas dalam perjalanan ke RSUD dr Soetomo, kalau Boy ada di lokasi," terang Yudi, warga setempat yang sedang menyaksikan olah Tempat Kejadian Perkara, Rabu (9/10/2013) dini hari.
Fitri ibu kos korban menjelaskan, sebelumnya sudah terjadi pertengkaran. "Tidak tahu saya apa penyebabnya, itu mulai Maghrib sudah ada cek-cok, bawa pedang dan dipisah warga," jelasnya.
Kerabat korban, yaitu Dasilva mengaku, sebelum Boy tewas sempat ada panggilan masuk ke telepon selulernya. "Saya dimintai tolong untuk datang oleh Boy, nyampai sini kok sudah meninggal. Maksud saya itu kalau bertengkar jangan bawa pedang, satu per satu saja," akunya sambil menjelaskan bahw Boy sebenarnya adalah guru besar Boxing di Timor Leste.
Kapolsek Sukolilo Kompol Taufik Yulianto yang ada di lokasi kejadian masih menyelidiki motif pembunhan ini. "Belum diketahui apa penyebabnya, masih diadakan pendalaman dan akan dikembangkan," ujarnya.
Aparat kepolisian telah mengantongi identitas pembunuh Ismenio (Boy) mahasiswa Narotama dan Ubaldio mahasiswa ITATS. Pelaku diduga adalah Sudrun teman tetangga kos korban. Informasi di lapangan, pihak kepolisian dari Polsek Sukolilo yang menangani kasus tersebut belum ada perkembangan untuk penangkapan tersangka, dan masih melakukan lidik. Tetapi identitas pelaku sudah ada dan kini masih melakukan pengejaran.
Demikian disampaikan Kapolsek Sukolilo Kompol Taufik Yulianto. "Identitas pelaku yang kita duga pelaku sudah kita kantongi, kini masih lidik dari beberapa saksi mata dan melakukan pengejaran," ujar Taufik, kemarin. (jpnn/udi)