Truk Vs Truk, Dua Orang Luka Serius

Kecelakaan maut terjadi di fly over Kota Lama kemarin (12/10) sore, melibatkan dua truk, satu Honda Jazz, dan satu  motor Yamaha Vega R, yang menyebabkan dua orang luka serius. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa tersebut sempat membuat macet panjang di lokasi kejadian.
Dua orang yang luka serius yakni Sunari (55) warga Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, sopir truk gandeng bermuatan tebu bernopol N 8741 UG, korban kedua adalah pengemudi sepeda motor nopol N 6548 FX bernama Murdom (29) warga Desa Jatisari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Kedua korban langsung mendapatkan perawatan intensif di RS Panti Nirmala Kota Lama, yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Informasi yang berhasil dihimpun Malang Post, di tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, truk gandeng bermuatan galon Aqua bernopol B 9041 BOA dari arah Gadang, melintas di fly over Kota Lama. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba truk yang dikemudikan Suginato warga Dusun Baran Desa Pager Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan oleng ke arah kanan dan melawan arus. Saat oleng, truk ’Aqua‘langsung menghantam truk gandeng bermuatan tebu dari arah berlawanan. Tidak cukup sampai di situ, Honda Jazz bernopol N 1850 DC yang dikemudikan Nanang Rifai warga Jalan Dharma Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang menabrak bagian belakang truk tebu.
“Sedangkan pengemudi sepeda motor, menabrak bagian belakang truk gandeng bermuatan galon Aqua yang oleng, lalu terjatuh,“ ujar Wijayanto, salah seorang saksi mata sekaligus warga sekitar kepada Malang Post.
Usai tabrakan beruntun itu, kedua korban yang luka parah lalu di bawa ke RS Panto Nirmala untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, hasil olah TKP yang dilakukan petugas Satlantas Polres Malang Kota, kesalahan mutlak ada terhadap Sugianto, pengemudi truk Aqua Galon yang tiba-tiba oleng ke arah kanan dan melawan arus. Selain itu, Sugianto diduga terpengaruh minuman keras (miras) saat mengemudikan truknya, sehingga terjadi kecelekaan.
“Menurut keterangan warga dan saksi mata, pengemudi truk Aqua Galon mabuk saat mengemudi. Karena saat keluar usai kejadian, jalannya oleng,“ kata petugas Satlantas Polres Malang Kota Aiptu Teddy di tempat yang sama.
Ia juga mengingatkan kepada pengendara motor untuk tidak melintas di fly over, seperti dua korban yang terluka. ”Ini imbauan kepada yang lain, untuk mematuhi aturan berkendara di jalan raya, fly over bukan untuk roda dua,“ tandasnya.
Sementara itu, berdasarkan fakta di lapangan serta keterangan para saksi, petugas pun menetapkan Sugianto sebagai tersangka, dan hingga berita ini ditulis, proses evakuasi terhadap kendaraan masih berlangsung. (big/han)