Sopir Truk Jadi Target Pengedaran Sabu

GONDANGLEGI - Satu lagi pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis sabu-sabu (SS) diringkus Satuan Reskoba Polres Malang. Kali ini Mambaul Huda alias Bedel, 38 tahun, warga Jalan Sunan Kalijogo, Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi. Dia dibekuk petugas di warung kopi usai transaksi narkoba.
"Penangkapan tersangka Mambaul Huda ini setelah kami mendapat informasi kalau dia mengedarkan sabu-sabu," ungkap Waka Polres Malang, Kompol Pranatal Hutajulu, saat gelar perkara siang kemarin.
Mantan Kasatlantas Polres Malang Kota ini menjelaskan, tersangka Bedel sudah sebulan ini menjadi target operasi. Karena selama ini, dia ditengara mengedarkan barang haram di kalangan para sopir truk. Berdasarkan informasi yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan, akhirnya polisi berhasil menangkapnya beserta dengan barang bukti. Diantaranya tiga poket SS seberat 1,2 gram, dua buah HP, uang Rp 200 ribu serta peralatan hisap.
Sementara itu, dalam keterangannya tersangka Bedel, mengaku kalau dirinya baru tiga bulan ini terjun ke dunia narkoba. Semula sebelum menjadi pemakai sekaligus pengedar, bapak satu anak ini mengatakan hanya iseng-iseng saja. Karena ketagihan dan merasa keenakan, akhirnya jadi keterusan.
Paketan sabu-sabu tersebut, diakuinya dibeli dari seorang temannya asal Kecamatan Gondanglegi berinisial SH. Satu gram sabu-sabu dibeli dengan harga Rp 1,8 juta.
"Saya membeli kalau saat ada permintaan dari teman. Dan saya memakai SS itu sebagai doping supaya kuat kerja sebagai sopir materialan," tutur tersangka Mambaul Huda alias Bedel.(agp/aim)