Broken Home, Adik-Kakak Kompak Mencuri

Tersangka Bayu Prasetya Anggara, dengan barang bukti

PAKISAJI – Adik-kakak asal Dusun Cerme, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, akhir pekan lalu terpaksa berurusan dengan petugas Polsek Pakisaji. Yakni Bayu Prasetya Anggara, 18 tahun serta adiknya berinisial DM, 15 tahun. Mereka yang diketahui broken home ini, ditahan bersama-sama karena melakukan pencurian.
Keduanya yang mengaku sudah putus sekolah, tertangkap tangan mencuri di rumah kosong milik Lusida, 46 tahun, di Dusun Cerme, Desa Kendalpayak. Selain dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, mereka juga dijerat pasal 188 KUHP, yaitu barang siapa karena kesalahannya menyebabkan kebakaran.
“Mereka ini kami jerat dengan dua pasal, karena ada dua laporan. Pertama laporan pencurian dan kedua laporan pembakaran ladang tebu. Dan karena usia DM masih di bawah umur, usai diperiksa dia langsung dititipkan di tahanan Mapolres Malang. Sedangkan kakaknya tetap ditahan di Polsek Pakisaji,” ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Amung Sri.
Informasi yang diperoleh, aksi pencurian yang dilakukan kakak-beradik ini terjadi sekitar pukul 12.00. Keduanya yang ditinggal orangtuanya bercerai sejak kecil, berangkat dari rumahnya menuju rumah kosong yang berjarak sekitar 500 meter, setelah sepakat untuk mencuri dengan melintas area persawahan.
Setiba di belakang rumah kosong, keduanya lalu melempar jendela kaca samping rumah dengan batu. Begitu kaca pecah, mereka lalu masuk lewat jendela. Setelah di dalam rumah, mereka mengambil beberapa kabel serta pegangan pintu. Selanjutnya, setelah barang jarahan berhasil dicuri mereka kabur lewat pintu belakang menuju ke tengah kebun tebu yang berjarak sekitar 100 meter.
Kemudian untuk mengambil kawat tembaga dalam kabel, mereka membakarnya. Apesnya api untuk membakar kabel itu, justru merembet ke daun tebu dan mengakibatkan kebakaran lahan tebu. Mengetahui lahan tebu terbakar, mereka lalu berusaha kabur.
Tetapi apes, langkahnya dihentikan oleh Jumari, penjaga kebun tebu tersebut. Jumari langsung menangkap dan menyerahkan keduanya ke Polsek Pakisaji. Sementara warga lainnya, melaporkan ke petugas PMK untuk memadamkan kobaran api.
“Saya dengan adik sudah dua kali ini mencuri. Pertama sebelum mencuri di rumah kosong, mencuri kabel bekas di dalam rumah sendiri. Kawat tembaga kabel itu, sedianya akan saya jual. Sedangkan pegangan pintu untuk dipakai sendiri. Uang hasil penjualan akan kami gunakan untuk jajan,” terang Bayu.(agp/aim)