Kios Kobongan, Uang Rp 10 Juta Terbakar

LUDES: Warga sekitar ketika membantu memadamkan dan membersihkan sisa puing-puing kebakaran.

WONOSARI – Sebuah toko sembako di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, kemarin siang ludes terbakar. Penyebab kebakaran berasal tumpahan bensin yang diisikan ke dalam botol. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun Juwati, 35 tahun, pemilik toko sempat mendapat perawatan akibat luka bakar di betis kakinya.
Krugian yang dialami korban akibat peristiwa tersebut, diperkirakan lebih dari Rp 70 juta. Kasus kebakaran itu,kemarin langsung ditangani petugas Polsek Wonosari.
“Saya tidak memikirkan barang yang ada di dalam toko. Sebab yang terpenting menyelamatkan istri serta cucu saya,” ujar Saim, 45 tahun, suami Juwati, yang terlihat shock saat melihat tokonya ludes terbakar.
Peristiwa kebakaran terjadi pukul 12.00. Kejadian itu bermula dari Saim, yang sedang memomong Lijar, 3 tahun cucunya. Lijar adalah putra Lela, 19 tahun, yang merupakan anak pertama Saim. Dia mengajak cucunya itu, bermain perahu-perahuan terbuat dari seng yang bisa berjalan sendiri di atas air, dengan media api sebagai penggeraknya.
Sementara disamping Saim, Juwati istrinya sedang memindahkan bensin dari dalam jirigen ke botol.
Diduga saat memindahkan ke dalam botol , bahan bakar yang mudah terbakar tersebut tumpah. Dan bersamaan dengan tumpah itu, Saim sedang menyalakan api untuk mainan perahu cucunya.
Api pun langsung menyahut tumpahan bensin, yang kemudian membakar jirigen. Karena banyak barang yang mudah terbakar, api langsung cepat membesar dan membakar seluruh isi toko, termasuk kios konter korban yang ada disebelahnya. Bahkan, kobaran api itu juga merambat tabung LPG ukuran 3 kilogram dan mengakibatkan ledakan.
Warga sekitar yang mengetahui ada kebakaran, langsung berdatangan yang kemudian berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan namun kondisi toko sudah ludes terbakar. Tiga mobil PMK Kabupaten Malang, datang disaat api sudah padam.
Setelah api benar-benar padam, warga lalu berbondong-bondong membersihkan puing-puing kebakaran. Sementara korban Saim dan istrinya, langsung terlihat shock.
“Di dalam toko itu ada uang sekitar Rp 10 juta, yang baru kami ambil di bank yang ikut terbakar,” katanya.(agp/aim)