Perbaiki Keramik, Tukang Tewas Kesetrum

NGAJUM- Naas betul nasib Santo, warga Dusun Ubalan RT 4 RW 13 Desa Baesari Kecamatan Ngajum. Pria berusia 28 tahun itu tewas kesetrum di tempatnya bekerja di Dusun Banaran RT 5 RW 6 Desa Babadan Kecamatan Ngajum, saat memperbaiki alat pertukangannya berupa pemotong keramik atau biasa disebut serkel.
Jenazah korban langsung dibawa ke rumahnya, setelah dilakukan pemeriksaan di Polindes setempat. “Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi menyatakan korban meninggal dunia murni karena tersengat listrik, saat memperbaiki serkel miliknya,” ungkap Kapolsek Ngajum AKP Drs Sri Sugeng Waskito M.Pd kepada Malang Post.
Peristiwa yang menggemparkan warga itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu usai beristirahat makan, bapak dua anak ini hendak memperbaiki alat serkel miliknya yang tidak menyala. Saat memperbaiki alat itulah, rupanya korban lupa tidak mencabut stop kontak yang masih menancap ke aliran listrik.
Otomatis korban tersengat listrik dan berteriak keras, hingga membuat heboh warga sekitar. “Mengetahui hal itu, teman-teman kerjanya seketika itu juga berinisiatif menyopot stop kontak yang masih menancap,“ ujarnya.
Korbanpun jatuh pingsan tidak sadakan diri, namun segala pertolongan yang dilakukan warga sekitar dan teman-temannya tidak membuahkan hasil. “Menurut keterangan para saksi, korban meninggal 10 menit setelah kejadian,“ tambah Sugeng.(big/han)