Vokalis Saint Loco Disiram Air Keras

Anggota Satreskrim Polres Malang Kota, dikerahkan untuk memburu dua pelaku penyiraman cairan kimia, yang diduga air keras, kepada Barry Manoch, vokalis band Saint Loco, di Hotel Savana, Jalan Letjen Sutoyo Malang.
Selain mencari pelaku penyiraman, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti terkait hal ini. Menurut Waka Polres Malang Kota, Kompol Tri Saksono Puspo Aji, barang bukti yang diamankan yakni kaos milik Barry, botol salah satu minuman suplemen yang berisi cairan kimia dan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) milik hotel tersebut.
Dijelaskan dia, beberapa barang bukti itu, didapat saat melakukan olah TKP, beberapa jam usai kejadian. ‘’Motif penyiraman cairan kimia ini masih dalam penyelidikan. Khusus cairan yang disiramkan itu, sudah dikirim langsung ke Labfor Surabaya Cabang Polda Jatim untuk diketahui jenisnya,’’ mantan Waka Polres Ponorogo itu kepada wartawan, kemarin.
Informasi yang didapat Malang Post, hampir semua anggota tim buru sergap Satreskrim Polres Malang Kota diperintahkan untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
Seperti diketahui, Barry, panggilan akrab vokalis itu, mengalami musibah usai tampil di Lapangan Rampal, Sabtu (26/10) malam. Peristiwa penyiraman cairan kimia ini terjadi, ketika dia dan beberapa personil melakukan sesi foto bersama fansnya di lobi hotel.
Saat itulah, seorang pemuda merangsek maju. Sambil menyebut nama Barry, dia menyiramkan cairan kimia dari botol kecil minuman suplemen ke wajah vokalis tersebut.
Tri Saksono menambahkan, pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV. ‘’Pelaku mengenakan sweater warna merah, berbadan tegap dan berambut cepak. Tingginya sekitar 180 cm. Hingga pukul 02.00 tadi (dini hari kemarin), kami melakukan olah TKP,’’ terangnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Arief Kristanto SH, SIK menyebutkan, hingga semalam, penyidik sudah memeriksa delapan saksi.
‘’Motifnya masih dalam penyelidikan. Anggota sudah menyebar untuk mencari informasi dan keberadaan yang diduga pelakunya,’’ ungkap mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini.    
Ingga Jaya Purda, Manajer Saint Loco menegaskan, Barry dibawa ke Graha Kedoya, Jakarta untuk perawatan lebih lanjut. ‘’Menurut dokter di Malang, Barry mengalami luka bakar stadium 2, tapi kondisinya tidak apa-apa,’’ katanya.
Sedangkan Direktur Marketing Hotel Savana, Bambang Wasiat menyatakan kejadian tersebut diluar perkiraan. Menurut dia, pengamanan para tamu di dalam area hotel sebenarnya sudah baik hingga di halaman hotel.
‘’Biasanya tamu VIP atau artis membawa bodyguard sendiri untuk pengamanan. Ini di luar kendali kami. Kami juga siap membantu untuk pengusutan polisi,’’ tegas dia.
Dia mengakui, Hotel Savana akan belajar dari kejadian ini. Yang pertama, mengenai pengetatan keamanan dan orang yang memasuki area hotel akan lebih diperhatikan.
Yang kedua, mengenai harus adanya jaminan asuransi bagi setiap tamu hotel, tanpa memandang latar belakang tamu yang menginap. ‘’Saat ini kami akan mempercepat adanya jaminan asuransi kecelakaan ketika berada di hotel sehingga mereka yang tertimpa musibah terjamin untuk perawatan kedepannya. Harus dipercepat, karena ini pelajaran berharga,’’ pungkas Bambang. (ley/mar)