Perampok Obrak-Abrik UPT Murnajati

UPT Latkesmas Murnajati Lawang yang tampak lengang usai peristiwa perampokan itu.

LAWANG- Tindak pencurian disertai kekerasan (Curas) semakin merajalela di wilayah Kabupaten Malang. Setelah diguncang beberapa kali aksi perampasan sepeda motor, kemarin UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Latkesmas) Murnajati di Jalan Argotunggal Kecamatan Lawang menjadi sasaran kawanan perampok.
Dari kantor milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu, pelaku yang diketahui berjumlah lima orang hanya berhasil menggondol uang tunai sebanyak Rp 3.5 juta. Saat ini, kasus tersebut ditangani Polsek Lawang.
“Uang Rp 3.5 Juta tersebut, katanya untuk pembayaran tagihan listrik,” ujar Kanit Reskrim Lawang Iptu Imron kepada Malang Post kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun Malang Post di lokasi kejadian, aksi perampokan berlangsung sekitar pukul 2.30 wib. Saat itu, UPT Murnajati dijaga tiga orang Satpol PP Provinsi Jatim. Mereka yakni Topo (48) dan Yudi (43), keduanya merupakan warga Desa Ketindan, Lawang. Yang terakhir Faiz (35) warga Kelurahan Kalirejo, Lawang.
“Saat itu, Topo dan Yudi sedang berjaga di pos penjagaan depan. Sedangkan Faiz, berjaga di belakang,” kata Koordiator Penjagaan UPT Latkesmas Murnajati Muhsinun kepada Malang Post kemarin. Lanjutnya, lima perampok datangnya dari arah selatan dengan memanjat tembok dan langsung melumpuhkan kedua penjaga.
Kalah dalam jumlah, Topo dan Yudi tak bisa berbuat apa-apa dan memilih menyerah. Kedua kaki tangan mereka diikat dengan tali tampar. Sedangkan wajahnya ditutupi dengan kain sarung. Kemudian, tiga pelaku langsung menuju ruang resepsionis. Sedangkan kedua pelaku lainnya, menjaga kedua korban yang dilumpuhkan.
“Pelaku masuk ruang resepsionis dengan mendobrak pintu hingga rusak,” tutur Muhsinun.
Setelah berhasil masuk ke dalam, tiga pelaku itu mengacak-acak seluruh isi ruangan. Tujuannya yakni mencari brankas berisi uang maupun barang berharga lainnya. Sialnya, pelaku tidak menemukan brankas yang dimaksud.
Mereka hanya mendapatkan uang tunai Rp 3.5 juta yang berada di dalam laci salah satu meja yang diacak-acak itu. Para pelaku kemudian kabur, setelah mengetahui kedatangan Lasito, 60 tahun yang kala itu sedang mengantarkan istrinya bekerja sebagai juru masak di UPT Latkesmas Murnajati.
Mengetahui ada segerombolan perampok yang keluar itu, membuat Lasito tercengang. Kawanan perampok kemudian keluar dari tempat mereka masuk.
“Setelah keluar, Lasito membuka ikatan kedua penjaga dan memanggil Fauzi yang ada di dalam,” paparnya. Kemudian kejadian tersebut oleh mereka dilaporkan ke Polsek Lawang seketika itu juga. (big/aim)