Antar Barang, Kurir SS Dibekuk

Muhammad Mas’ud, ketika diinterogasi polisi

KEPANJEN – Perang terhadap narkotika terus dilakukan Satuan Reskoba Polres Malang. Rabu malam, pemakai sekaligus kurir sabu-sabu (SS) berhasil diamankan petugas. Tersangkanya adalah M. Mas’ud, 31 tahun. Warga Dusun Curung Barat, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen ini, ditangkap saat hendak mengirimkan paketan SS di pinggir jalan raya Curungrejo.
Dari tangan pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut, polisi mengamankan dua poket SS terbungkus plastik transparan, seperangkat alat hisap sabu serta satu buah HP merek GSTAR yang digunakan transaksi. Barang bukti yang disita itu, ditemukan di dalam tas pinggangnya.
Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ni Nyoman Sri Elfiandari didampingi Kasatreskoba Polres AKP Samsul Hidayat menuturkan, penangkapan Mas’ud ini bermula dari informasi masyarakat. Warga mengatakan kalau di jalan raya Desa Curungrejo, kerap dijadikan sebagai tempat transaksi.
“Berdasarkan informasi itulah, kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Begitu benar dan sesuai dengan ciri-ciri pelaku lansung diamankan bersama barang buktinya.” Jelas Nyoman.
Mantan Kapolsek Pakisaji ini menambahkan, akibat perbuatannya itu, Mas’ud dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,” ujarnya.
Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka Mas’ud mengaku baru sepekan ini menjadi kurir SS. Sebelumnya diakui kalau dirinya adalah pemakai barang harap itu. “SS itu bukan punya saya, tetapi titipan paman saya untuk diminta membelikan pada pembeli,” tutur Mas’ud.(agp/aim)