Coba Rampas Sepeda Motor Dibekuk Buser

Tsk AK dikawal petugas

WAGIR – Niatnya mau melakukan tindak kejahatan, namun keburu ketangkap polisi. Nasib itulah yang dialami seorang remaja baru gede berinisial AK, asal Dusun Ngragi, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir. ABG berusia 17 tahun ini, dini hari kemarin terpaksa diamankan petugas Buser Polres Malang, saat hendak melakukan kejahatan di Jalan Raya Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi.
Sebagai barang buktinya, polisi mengamankan sebilah senjata tajam jenis parang yang sedianya digunakan untuk mengancam dan melukai korbannya. Sementara dua orang temannya yaitu Arif serta Sugeng, berhasil kabur dengan mengendarai dua sepeda motor.
“Untuk dua pelaku lainnya yang kabur, saat ini masih kami cari keberadaannya. Sedangkan untuk AK, kami jerat dengan Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kedapatan membawa senjata tajam tanpa dilengkapi surat izin,” ungkap KBO Reskrim Polres Malang, Iptu Yan Usuludin.
Menurut keterangan AK, sebelum ditangkap polisi, dini hari kemarin sekitar pukul 01.00, dia bersama dua temannya yang kabur sepakat melakukan tindak kejahatan. Mereka berangkat dari rumah dengan mengendarai dua motor, lalu keliling mencari sasaran calon korban perampasan.
“Sasaran kami adalah merampas HP, kalau tidak ada ya uang. Itu karena kami sama-sama butuh uang,” ujar AK, sembari mengatakan kalau dirinya baru mau sekali ini melakukan tindak kejahatan, tetapi keburu ditangkap.
Setelah berkeliling mencari sasaran, saat di Jalan Sukosari Kecamatan Gondanglegi, mereka mendapat incaran calon korban yang mengendarai motor. Melihat calon korbannya sendiri, AK bersama dua temannya berusaha mengejar. Tetapi upayanya gagal karena korban yang sadar dikejar memilih melaju kencang.
Sebaliknya, AK yang berhenti di pinggir jalan justru didatangi petugas Buser Polres Malang yang melakukan patroli. Dia kemudian diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam. Sedangkan dua temannya yang mengetahui kedatangan polisi, memilih kabur.(agp/aim)