Taruhan Pilkades, Warga Dadaprejo Ditangkap

MERINGKUK: Para pelaku judi taruhan, togel, remi dan dadu  di Mapolres Batu.

BATU – Pilkades yang berlangsung di Kota Batu belum lama ini tidak lepas dari penjudi. Dua diantara penjudi yang berkeliaran di arena Pilkades itu berhasil ditangkap oleh petugas Polres Batu saat berlangsungnya Pilkades Oro-Oro Ombo, beberapa waktu lalu.   Keduanya adalah warga Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo, Moh. Chiyak alias Kiyak dan Sunardi. Mereka ikut dicurigai juga melakukan perjudian Pilkades, seperti Sidomulyo Kecamatan Batu, Punten Kecamatan Bumiaji hingga Torongrejo Kecamatan Junrejo.
Pilkades tersebut lebih dulu berlangsung sebelum pelaksanaan Pilkades Oro-Oro Ombo.    “Modusnya, mereka menerima taruhan dari masyarakat saat berlangsungnya Pilkades. Mereka ditangkap saat Pilkades Oro-oro Ombo atau pelaksanaan Pilkades terakhir di Kota Batu. Sebelumnya, di Kota Batu berlangsung serangkaian Pilkades,” ungkap Kasubag Humas Polres Batu, AKP Yantofan.
Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti uang tunai sebanyak Rp 2 juta dan 1 buah spidol. Informasinya, uang hasil tombokan sudah dibagi-bagikan kepada para pemasang.
“Mereka ditangkap berawal dari laporan dari masyarakat. Kami melakukan penyelieikdan dan ternyata memang ada pasar taruhan saat Pilkades. Dua diantaranya berhasil ditangkap dan barang bukti juga ada,’’ katanya.
Bersamaan dengan dua pelaku judi Pilkades, Polres juga merilis tujuh orang pelaku togel, empat orang pemain judi remi. Mereka yang diamankan antara lain Eni Rahayu, warga Kelurahan Sisir Kota Batu. Dia ditangkap di Terminal Batu dengan barang bukti dua unit HP dan uang Rp 2.000. Sedangkan Wasun ditangkap di Jalan Lesti Kelurahan Ngaglik dengan barang bukti satu bendel sobekan kertas ada tulisan nomor tumbukan togel, satu bolpoint warna Hitam dan uang sebanyak Rp 30.000.
Sudarsono, warga Kelurahan Temas ikut ditangkap dengan barang bukti kertas bertuliskan nomor tombokan togel dan uang sebesar Rp 54 ribu. Sedangkan Agus Purnomo  dan Chales Ferdinand Muller ditangkap di Pasar Ngantang dengan barang bukti satu unit Hp merk Samsung dengan sms tombokan judi togel dan uang sebesar Rp 294 ribu. Dedek Jaelani ditangkap di Dusun Wonorejo Desa Bumiaji dengan barang bukti satu bendel kupon ada tulisan tombokan judi togel dan uang Rp 85.000.
Sedangkan Miskun ditangkap di Dusun Caru Desa Pendem dengan barang bukti 1 bendel kertas tombokan judi togel, 1 buah spidol dan uang Rp 151.000.  Sementara  pelaku judi remi yaitu Kusnan, Supriyanto, Mat Janji, Imam Sodikin. Mereka adalah warga Desa Pujon Kecamatan Pujon dan barang bukti yang diamankan dua set kartu remi dan uang tunai Rp 434.000. (mik/feb)