Buser Anti Teror Grebek Teroris di Turen

Sejumlah angora Buser saat akan menggrebek anggota teroris di salah satu rumah yang diduga sebagai lokasi persembunyiannya.

TUREN - Penggerebekan besar-besaran dilakukan tim Buru Sergap(Buser) Polres Malang di salah satu pemukiman warga di Desa Undaan, Kecamatan Turen, Selasa siang kemarin. Dalam penggerebekan itu, seluruh pelaku yang diduga teroris dan bersembunyi di dalam rumah berhasil dilumpuhkan petugas.
Selain membawa senjata laras pendek, rompi anti peluru juga dikenakan masing-masing anggota yang melakukan penggerebekan. Meski terjadi aksi saling tembak antara petugas dengan pelaku, namun seluruh anggota tidak mengalami cedera. Sejumlah anggota yang awalnya dikomando untuk melakukan penyergapan, langsung menetralisir lokasi kejadian. Sementara warga yang mengetahui kejadian, kontan mengelilingi TKP.
Begitulah suasana sekilas pemberian bekal kemampuan anti teror tingkat dasar yang dilakukan enam personil satuan detasemen One Teror Polda Jawa Timur.
Selain penyergapan oleh Buser, anggota juga dibekali dengan latihan menembak ketepatan sasaran. Kegiatan itu dilakukan hingga 15 November besok.
“Kegiatan yang dilakukan ini dalam rangka melatih, meningkatkan dan menambah kemampuan personil Sat Reskrim dalam kerjasama dengan personil dari Detasemen One Teror Polda Jawa Timur,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP M Aldy Sulaeman, seusai memimpin pelaksanaan penggerebekan.
Kegiatan yang dilakukan ini, tambah Aldy, sangat diperlukan oleh personil khususnya Reskrim. Karena dalam serangkaian latihan, anggota yang terlibat diberikan penjelasan mengenai bagaimana menembak yang benar. Termasuk, seperti cara-cara tembak reaksi cepat tembak, reaksi berjalan, dan penggerebekan tadi.
“Untuk mendukung kemampuan anggota, anggota akan dibekali dengan rompi anti peluru dan pelindung wajah. Sehingga, salama pelaksanaan bisa benar-benar aman,” tambahnya. (sit/aim)