Warung Plus-plus Dirazia, 17 Wanita Diamankan

MALANG POST - Sebanyak 17 orang pramusaji yang berprofesi ganda, di warung remang-remang dirazia Satpol PP Gresik. Dari 17 orang itu, 5 orang dirazia dari Gadukan, Desa Tirem, Duduksampeyan. Empat orang dari kawasan Samaleak, Kecamatan Kedamean. Dari kawasan Sawo dan Petiyin Kecamatan Dukun berhasil diamankan sebanyak 8 orang. "Setelah menjalani pemeriksaan tes darah, mereka akan kami kirim ke Panti Rehabilitasi Sosial," ujar Darmawan, Kepala Satpol PP Gresik, Selasa (12/11/2013).
Darmawan menambahkan, sesuai aturan Perda nomor 25 tahun 2004 tentan Ketertiban Umum serta Perda nomor 07 tahun 2002 yang diperbarui dengan Perda nomor 22 tahun 2004 tentang pelacuran dan perbuatan cabul. Banyak sekali pengaduan dan keluhan masyarakat terkait maraknya warung-warung yang menyediakan service plus-plus. "Saya banyak mendapat pengaduan masyarakat. Beberapa tokoh masyarakat meloporkan ke kami bahwa di wilayahnya banyak dibangun warung dengan beberapa aktivitas yang menimbulkan kebisingan," paparnya.
Sementara itu Komandan Operasi Satpol PP Gresik, Agung Hendro menuturkan, sebelum melaksanakan operasi pihaknya sudah melakukan investigasi terlebih dulu. "Saat kami datangi sebagian besar pramusaji plus-plus berdandan mencolok," tandasnya. (jpnn/bj/udi)