Intai Ketapang dan Tanjung Perak

Pembacok Manajer Batu Suki Dikejar
BATU - Perburuan polisi terhadap Budi Santoso, pelaku pembacokan Manajer Batu Suki Resto, Lie Jau Siung alias Dani belum membuahkan hasil hingga hari kedua, Kamis (14/11) kemarin. Diduga kuat, pria berusia 24 tahun warga Jalan Mergan Kelurahan Kecamatan Sukun Kota Malang itu sudah kabur keluar kota setelah peristiwa berdarah hari  Rabu (13/4) lalu.
Beberapa petugas kepolisian masih nyanggong di rumah orang tua Budi di Jalan Mergan Kelurahan hingga kemarin. Namun pria yang kabur menggunakan Suzuki Satria tersebut tidak pulang ke rumah. "Masih kabur ke luar kota. Anggota kami yang melakukan perburuan termasuk di rumah tersangka tidak melihat dia pulang," ungkap AKP Slamet Riadi, Kapolsek Batu mendampingi Kapolres Batu AKBP Windiyanto Pratomo kepada Malang Post.
Dia meminta, Budi segera menyerahkan diri karena semua identitas sudah dikantongi. Jika tersangka menyerahkan diri, berarti lebih kooperatif terhadap  proses hukum. Hal itu bisa mengurangi tuntutan ketika BAP sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan. Namun jika tidak mau menyerahkan diri, jelas tuntutan akan semakin berat.
Menurut Slamet, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan keluarga tersangka. Keluarga juga berjanji kooperatif dengan petugas kepolisian. Mereka juga siap mengantar Budi kepada pihak kepolisian jika sewaktu-waktu pulang. Keluarga menyadari jika tindak pidana ada proses hukum dan proses itu harus dijalani.
"Saat ini keluarga juga berusaha mencari tahu keberadaan tersangka di rumah saudara atau teman-teman yang diketahui keluarga," tambah pria yang pernah bertugas di Polres Malang Kota ini.
Saat ini, kata dia, petugasnya sudah ada yang mengejar hingga keluar kota. Itu karena berdasarkan penyelidikan, mereka mendapatkan informasi jika tersangka sedang bersembunyi di rumah teman di luar Kota. ''Ada beberapa kota yang kami tuju, antara lain Banyuwangi dan Surabaya. Ada info tersangka sempat mengarah ke sana," tegas Slamet.
Foto tersangka juga terus disebar sehingga masyarakat yang mengetahui wajah tersangka bisa melapor ke Mapolsek Batu atau kepolisian terdekat. "Kami terus memburu, tapi kalau ada informasi tambahan dari masyarakat, hal itu akan sangat membantu," katanya.
Sementara itu petugas kepolisian belum bisa meminta keterangan korban. Itu karena Siung masih dalam kondisi luka parah dan menjalani perawatan intensif di ruang pemulihan ICU RS Panti Nirmala Malang. Dia juga belum bisa dijenguk karena masih menjalani perawatan intensif.
"Berdasarkan keterangan dokter, dia masih tersadar meski lukanya cukup parah. Saat ini konsentrasi adalah pemulihan sehingga belum bisa dijenguk," pungkas Slamet.
Beberapa sumber menyebutkan, perburuan sudah dilakukan pada pelabuhan Ketang Banyuwangi dan Tanjung Perak Surabaya. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi jika tersangka kabur ke Bali lewat pelabuhan Ketapang dan pulau lain melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah terjadi di Batu Suki Resto, Jalan Bukit Berbunga Sidomulyo Kota Batu, Rabu (13/11) pagi. Budi Santoso yang juga asisten koki restoran itu membacok Lie Jau Siung, Manajernya. Akibat kejadian itu, Siung mengalami luka serius karena telinga kiri hampir putus, kepala, lengan dan punggung juga mengalami luka-luka. (feb/nug)