Perampok Gasak Brankas Kosong UPT Bina Marga

DISELIDIKI : Petugas Polres Malang ketika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) perampokan.

KEPANJEN – Empat kawanan perampok yang beraksi Sabtu (16/11) dini hari lalu, ternyata tidak hanya menjadikan kantor Dinas Pengairan dan Radio Kanjuruhan FM sebagai sasarannya. Tetapi kantor UPT Dinas Bina Marga yang satu tempat di Jalan Kawi 1 Kepanjen tersebut, juga turut jadi sasaran pelaku.
Di kantor Dinas Bina Marga yang bersebelahan dengan Dinas Pengairan Kabupaten Malang ini, pelaku juga bernasib sial. Satu brankas besi di ruang pegawai yang diperkirakan berisi uang, ternyata juga kosong.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman SIK, saat dikonfirmasi juga membenarkan. Dia mengatakan dalam kejadian perampokan pada Sabtu dini hari lalu, ada tiga kantor yang menjadi sasaran perampok. Selain Dinas Pengairan dan Radio Kanjuruhan FM, juga kantor Dinas Bina Marga.
“Dari tiga kantor yang dirampok tersebut, sama sekali tidak ada kerugian. Sebab tiga brankas yang dibongkar sama sekali tidak ada uangnya. Yaitu dua brankas milik Dinas Pengairan serta satu brankas milik Dinas Bina Marga,” ujar Aldy Sulaeman.
Dilanjutkan Aldy, dari tiga kantor yang menjadi sasaran perampokan tersebut, hanya tiga penjaga yang disekap. Dua penjaga adalah pegawai Dinas Pengairan dan satu lagi adalah pegawai Radio Kanjuruhan FM. Sedangkan di kantor Dinas Bina Marga, saat kejadian tidak ada yang menjaga.
Untuk perkembangan penyelidikan, mantan tenaga pendidik (Gadik) SPN Brimob Polda Jatim ini, mengatakan bahwa sampai kemarin pihaknya masih menyelidiki pelakunya dengan memeriksa saksi-saksi. Polisi memperkirakan bahwa pelaku perampokan adalah pendatang dari luar Kota Malang. Dan kemarin, seluruh Pasukan Wanteror Polres Malang, dikumpulkan untuk menyelidiki kasus perampokan itu. “Pelakunya masih kami selidiki,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Muhammad Anwar, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kantor Bina Marga yang turut menjadi sasaran perampokan, bukan kantor Dinas Bina Marga Kabupaten Malang. Tetapi adalah kantor UPTD Bina Marga Provinsi Jawa Timur. “Yang menjadi satu dengan kantor Dinas Pengairan serta Radio Kanjuruhan FM itu, milik Bina Marga Provinsi Jatim,” tutur Anwar.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Sabtu lalu, kantor Dinas Pengairan dan kantor Radio Kanjuruhan FM Jalan Kawi 1 Kepanjen, yang menjadi sasarannya. Meski tiga orang penjaga berhasil dilumpukan, namun pelaku yang berjumlah empat orang gagal mendapatkan hasil.
Dua brankas milik Dinas Pengairan yang sempat dibongkar paksa oleh pelaku, ternyata sama sekali tidak ada uangnya. Karena kecele, setelah sekitar dua jam beraksi, para pelaku langsung kabur. Kasus perampokan tersebut, kemarin langsung ditangani Polsek Kepanjen yang diback up Polres Malang.(agp/aim)