Penjahat Spesialis Brankas Bobol RSSA

MALANG - Aparat kepolisian di Malang Raya, sudah harus meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian atau perampokan spesialis uang dalam brankas. Hanya dalam waktu seminggu, tiga kasus kejahatan tersebut, sudah merambah wilayah kabupaten Malang.
Kemarin, giliran Kopmart RSSA yang berada di Jalan Belakang RSU Malang, menjadi sasarannya. Pelaku yang dicurigai lebih dari dua orang, berhasil membawa kabur uang Rp 147 juta dari tempat tersebut.
Pencurian itu diketahui kali pertama oleh Narti, salah satu pegawai Kopmart RSSA yang datang sekitar pukul 07.30. Dia yang membuka pintu samping gedung tersebut, kaget melihat kondisi ruangan di dalamnya berantakan. Wanita ini pun lantas naik ke lantai dua, untuk melihat ruangan penyimpanan uang.
“Saya kaget melihat pintu sudah terbuka. Ketika saya lihat ke dalam, ternyata dua brankas sudah rusak,” tuturnya saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Malang Kota 
Sadar ada pencurian di tempat kerjanya, Narti pun melaporkan hal ini ke pimpinannya dan polisi. “Kalau dihitung, ada uang sekitar Rp 147 juta yang hilang dari dalam brankas,” lanjutnya. Petugas yang mendapat laporan ini kemarin pagi, langsung mendatangi TKP.
Dipimpin Kanit Pidum Satreskrim Polres Malang Kota, Ipda Irwan Catur, beberapa anggota reserse mencari jejak pelaku dibantu anggota tim identifikasi.  Hasil olah TKP polisi sementara, pelaku pencurian diperkirakan lebih dari dua orang.
Mereka masuk ke dalam areal Kopmart melalui samping gedung yang berdekatan dengan ruang 19 RSSA Malang. Setelah masuk areal halaman TKP, para pelaku merusak pintu dan jendela berteralis ruang Kopmart. Usai mendapatkan uang tersebut, pencurinya juga kabur melalui pintu semula. Menurut Mohammad Sugeng, salah seorang keluarga pasien di ruang 19 mengatakan, tidak ada seorangpun yang tahu ada pencuri beraksi di tempat tersebut.
“Dini hari itu suasananya sangat sepi. Apalagi cuacanya sangat dingin, sehingga banyak yang tidak tahu ada pencuri masuk,” ujarnya. Dia sendiri mengaku tidak curiga, meskipun dikatakan dia, ada beberapa orang yang berseliweran di dekat TKP menjelang dini hari kemarin.
“Kami sendiri memeriksa Hadit, penjaga malam yang berjaga di pos depan TKP. Dia yang bertugas jaga mulai pukul 21.00 sampai pukul 05.00,” ujar salah seorang petugas yang wanti-wanti tidak disebutkan namanya di Polres Malang Kota, kemarin siang.
Sumber Malang Post menyebutkan, jajaran reskrim kini sedang menganalisa kemungkinan pelaku pencurian itu, sama dengan pelaku perampokan yang beraksi di kantor Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Radio Kanjuruhan FM dan kantor UPTD Bina Marga Jawa Timur.
“Ada indikasi mengarah ke sana,” ujar sumber ini singkat. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Arief Kristanto, SH, SIK mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. (mar)