Istri TKW, Setubuhi Anak Kandung

KHILAF: Tersangka yang tega menyetubuhi anak kandungnya, usai diperiksa penyidik Polres Batu, kemarin.
 
BUMIAJI - Ketika istri sedang membanting tulang menjadi TKW di Malaysia, sang suami yakni Sunawan alias Tambi, 39 tahun warga Dusun Sabranggondo Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, malah berleha-leha. Lantas, rumahtangga mereka pun berujung pada perceraian. Ironisnya, begitu menyandang status duda, justru beralih menjadikan anak gadisnya yang masih bau kencur untuk pelampiasan birahi.
Tak tanggung tanggung, gadis malang berusia 14 tahun yang masih duduk di bangku kelas 2 sebuah SMP swasta di Kota Batu, itu enam kali disetubuhi sang ayah dengan paksa terhitung sejak Juli lalu. Kadang perbuatan bejat itu dilakukan di rumah, ada pula dilampiaskan di sawah.
’’ Saya benar-benar khilaf, saya menyesal,’’itulah ungkapan klasik Sunawan, dan andai perbuatannya itu tak terungkap plus kondisi tak sedang ditahan di Mapolres Batu, mungkin dia tak akan menyesali perbuatan ’setan’ sekaligus merusak masa depan anaknya sendiri itu.
Kasubag Humas Polres Batu, AKP M. Yantofan,  Jumat (23/11) membenarkan bila pihaknya telah menahan Sunawan. Dan terungkapnya kasus tersebut, ketika pihak sekolah mengetahui sang gadis malang sudah cukup lama tak masuk sekolah. Dari fakta itu, pihak sekolah pun minta bantuan Kasun dusun setempat untuk mencari tahu mengapa korban sampai tak masuk sekolah. Hasilnya, korban enggan sekolah lantaran mendapat tekanan batin akibat berulangkali diperkosa sang ayah.
Lantas, selain kabar  tersebut disampaikan ke pihak sekolah, Kasun pun juga memberi tahu ibu kandung gadis itu.” Kemudian, korban bersama ibunya melapor ke polisi, dan kami langsung menangkap pelaku,”papar Yantofan.
Dari penyidikan terungkap, bahwa kali pertama Sunawan melakukan perbuatan itu ketika sang anak akan berangkat sekolah. Kebetulan di rumahnya pun sedang sepi. ” Korban berontak dan sempat memberikan perlawanan, namun sang ayah mengancam akan menyiksanya sekaligus bakal membunuh ibu korban,’’urai Yantofan.
Selama ibu kandungnya menjadi TKW lalu bercerai, korban bersama saudaranya memang tinggal bersama sang ayah.” Selain disetubuhui, korban juga menerima kekerasan. Karena itu tersangka bakal dijaring dengan sangkaan berlapis, mulai pasal 46 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta pasal 81 dan 82 UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto pasal 287 KUHP, dengan ancaman 12 tahun penjara,’’pungkas Yantofan.
Kini, gadis itu berubah jadi pendiam lantaran trauma. ’’ Beruntung korban masih bisa menjalani hidupnya,’’tambah Briptu Nita Gerrits, penyidik pembantu PPA Reskrim Polres Batu. (mik/lyo )