Sanksi Sri Astuti Handayani Menanti

Kadisdik Tunggu Hasil Penyelidikan Polda
SINGOSARI- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, Ir Budi Iswoyo MT belum mengambil sikap terkait dugaan perselingkuhan yang melibatkan anak buahnya, Kabid PLS, Sri Astuti Handayani dengan Kapolsek Pagak AKP Joko Yuwono. Dia masih menuggu klarifikasi dari Sri Astuti Handayani terkait dugaan kasus itu.
“Nanti saya akan minta yang bersangkutan  untuk memberikan penjelasan maupun klarifikasi terkait permasalahan yang dituduhkan kepadanya,” ujarnya kepada Malang Post saat menghadiri peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke 68 PGRI di Yon Armed 1/105 Singosari kemarin.
Dijelasakannya, klarifikasi tersebut sangat penting dan harus disampaikan oleh ibu tiga anak ini. Melalui klarifikasi tersebut sebagai modal awal pihaknya untuk mencari informasi benar tidaknya kasus tersebut.
“Bagaimanapun itu, perselingkuhan tersebut tidak dibenarkan, baik secara hukum maupun norma agama,” jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini belum mempunyai rencanan menonaktifkan ibu tiga anak ini dari jabatannya. Mantan Kadis ESDM itu belum mengetahui apakah Sri Astuti Handayani masih aktif ke kantor atau tidak.
“Nanti saya cek terlebih dahulu kepada bagian absensi,“ imbuhnya singkat.
 Pihaknya juga sangat menghormati proses penyelidikan yang sekarang sudah dilakukan oleh Propam Polda Jatim. Andaikata nanti hasil peyelidikan itu Sri Astuti Handayani dinyatakan bersalah, dia menegaskan akan memberikan sanksi atau hukuman kepada yang bersangkutan.
Meski begitu, dia tidak mengungkapkan secara gamblang bentuk dari hukuman tersebut. Termasuk  tidak mengatakan hukuman apa sesuai dengan aturan yang berlaku
“Hukuman pasti akan kami berikan, namun harus menunggu langkah berikutnya. Termasuk kami juga menunggu hasil pemeriksaan Polda Jatim,“ urainya.
Seperti diberitakan sebelumnya, suami Sri Astuti Handayani, Tito Pangestu menuding Kapolsek Pagak AKP Joko Yuwono merebut istrinya. Fakta yang ditemukannya bahwa Sri Astuti Handayani menikah siri dengan AKP Joko Yuwono. Mulai pertengahan bulan Juni Lalu, Sri Astuti kabur dari rumah hingga sekarang dan tidak diketahui kemana dia pergi. (big/aim)