Suka Konsumsi SS, Sopir Pribadi Dibekuk

Tsk Nurus Fajar Harianto diapit petuga Polres Malang

MALANG– Satuan Reskoba Polres Malang, terus mengibarkan bendera perang terhadap pelaku narkotika. Kamis (28/11) lalu, seorang pemuda yang kedapatan membawa sabu-sabu (SS) berhasil diamankan. Yaitu Nurus Fajar Harianto, 24 tahun, warga Dusun Sukodono, Desa Simojayan Ampelgading. Fajar dibekuk petugas di pinggir Jalan Raya Desa Karangduren, Pakisaji, sesaat setelah membeli SS. Dari tangan dia, polisi mengamankan sepoket SS seberat 0,5 gram serta HP Nokia yang digunakan untuk transaksi.
Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ni Nyoman Sri Erfiandari didampingi Kasatreskoba AKP Samsul Hidayat, mengatakan bahwa penangkapan tersangka Yunus ini, berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan kalau Yunus, kerap mengkonsumi sabu dan Kamis lalu baru saja membeli serbuk haram. “Berdasarkan informasi itulah, kami lalu melakukan penyelidikan di sekitar TKP yang biasa menjadi tempat transaksi. Begitu melihat tersangka Yunus ini melintas, kami langsung mengamankannya,” jelas mantan Kapolsek Pakisaji ini.
Dia, lanjutnya dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,” tambahnya. Dalam pemeriksaan petugas, Nurus mengatakan kalau dirinya baru dua kali ini mengkonsumi SS. Pria yang bekerja sebagai sopir pribadi ini membeli sabu tersebut dari seorang teman kenalannya di Surabaya. Sepoket SS diakui dibeli dengan harga Rp  900.000. “Saya membeli SS itu patungan dengan teman,” katanya. (agp/mar)